YUDISIUM AKHIR SEMESTER GENAP TA 2018/2019 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEOLOGI

Share

 

Pada Rabu, 31 Juli 2019, para dosen dan 17 mahasiswa Prodi Pendidikan Teologi mengikuti yudisium akhir semester genap TA 2018/2019. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Roosmalen 08 itu terdiri dari dua bagian, yakni pertemuan dosen dan pengumuman kepada para lulusan.

Pertemuan dosen yang dihadiri oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng itu memutuskan 17 mahasiswa sebagai tamatan yang lulus pada Prodi Pendidikan Teologi, FKIP, Unika Indonesia Santu Paulus Ruteng.

Kepada para mahasiswa lulusan, Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si sebagai Dekan FKIP mengimbau agar menjadi pembawa nilai-nilai kemanusiaan yang saat ini tercecer.

Dr. Maksi mengingatkan para lulusan bahwa mereka diutus ke medan pengabdian, tempat yang masih merupakan ‘tanda tanya’. “Anda diutus ke tengah serigala, ke zaman post sekularisme. Di sana ada kerinduan untuk kembali kepada Yang Ilahi, kepada agama.”

Menurut Romo asal Woang, Ruteng, Manggarai ini, ada dua arah kembalinya kepada agama itu. Pertama, kembali kepada agama dengan hayati agama yang kasar, radikalis, teroris, dan haus darah. Kedua, kembali kepada agama dengan menarik diri, memandang agama sebagai urusan pribadi.

Beliau menandaskan bahwa di antara dua arah agama itu, kemanusiaan tercecer, tidak terurus. Oleh karena itu ia mengimbau agar para sarjana yang hari ini diyudisium untuk menampilkan peran kesarjanaan mereka.

“Teman-teman telah dibekali kemampuan analisis. Hendaklah teman-teman komit untuk ajarkan cara hidup yang membumi, ajarkan cara hidup yang human,” pesannya.

“Mudah-mudahan kesaksian kita menjadi istimewa, dialami oleh orang di luar sana… (kiranya) teman-teman menjadi saksi kemanusiaan dan Yang Di Atas,” tegas Romo Regus.

Selain Dekan FKIP, pada kegiatan yudisium itu, Pater Oswaldus Bule SVD sebagai Ketua Prodi  Pendidikan Teologi juga menyampaikan pesan agar mahasiswa lulusan mencontohi kegigihan Santu Ignasius Loyola yang pestanya dirayakan hari ini.

Dari 17 mahasiswa yang diyudisium, 3 meraih predikat Cum Laude, yakni Andeke Kalalo, Yuliyati Ratna, dan Kristian Nainggolan.

Leave A Reply