HARI PANGGILAN SEDUNIA, PENDIDIKAN TEOLOGI MEMBAWAKAN KOOR

Share

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Teologi membawakan koor pada hari minggu (12/05/2019), bertepatan dengan Hari Doa Panggilan Sedunia. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa- mahasiswi program studi Pendidikan Teologi tingkat I, II, dan III. Perayaan misa  berlangsung begitu agung dengan lagu – lagu yang dinyanyikan oleh kelompok paduan suara.

Kotbah pada hari itu disampaikan oleh Rm. Stephanus  Rahmat, Pr yang juga memimpin misa. Romo Pembantu Ketua III STKIP Santu Paulus Ruteng ini menegaskan bahwa di Hari Doa Panggilan Sedunia, kita diajak untuk merenungkan bagaimana panggilan Tuhan menjadikan kita pembawa janji, dan pada saat yang sama, meminta kita untuk berani mengambil resiko, bersama-Nya dan bagi-Nya.

“Panggilan Tuhan bukanlah gangguan dari Tuhan dalam kebebasan kita; panggilan itu bukan ”sangkar” atau beban untuk dipikul. Sebaliknya, panggilan adalah inisiataif cinta dengan mana Tuhan menjumpai kita dan mengundang kita untuk menjadi bagian dari suatu pekerjaan besar”, tandas Romo Steph.

Lebih lanjut, Romo Steph menyatakan bahwa Tuhan membuka di hadapan mata cakrawala lautan yang luas dan hasil tangkapan yang melimpah. Senyatanya Allah menghendaki bahwa hidup kita tidak menjadi banal dan dapat diramalkan, terpenjara oleh rutinitas harian.

Menurutnya, panggilan mengandung tanggung jawab untuk memberi makna kepada hidup ini. Tuhan menginginkan kita hidup dari hari ke hari, dengan keyakinan bahwa terdapat hal yang pantas diperjuangkan dan tuntutan untuk mengatur langkah – langkah baru dan menarik.

Koor misa Hari Minggu Panggilan sedunia ini dipimpin oleh dirigen Ewaldus Eri Wanggus, mahasiswa tingkat III Program Studi Pendidikan Teologi tingkat III dan diiringi organis, Servasius Anggal, salah seorang alumni Pendidikan Teologi.

 

Peliput: Yustina Yuyun Paskalia

Editor: Oswaldus Bule, Lic. Paed

Leave A Reply