PELAKSANAAN MAGANG PRODI PENDIDIKAN TEOLOGI

Share

Magang merupakan kesempatan mengintegrasikan pengalaman kerja dengan program pendidikan akademik di kampus. Kegiatan yang perlu direncanakan, diarahkan, dipimpin, dan dikontrol secara teratur dan sistematis itu bermanfaat sebagai  (1) Sarana untuk uji coba diri dalam dunia kerja; (2) Salah satu cara mendapatkan pekerjaan; (3) Kesempatan untuk menjalin jaringan kerja; (4) Jika dijalankan dengan baik, laporan baik akan menghasilkan nilai baik; (5) Sarana pertimbangan diri; (6) Kesempatan mempelajari hal-hal yang tidak diajarkan di kampus, seperti cara menghadapi atasan yang galak, teman yang menyebalkan, klien yang banyak menuntut.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Program Pendidikan Teologi ketika membuka pertemuan persiapan Magang 1 pada Jumat, 1 Maret 2019 di Ruang Roosmalen 08, STKIP Santu Paulus Ruteng. Di hadapan Koordinator Magang, Fransiskus Sales Lega, M.Th dan 27 mahasiswa peserta Magang 1, Pater Oswaldus Bule SVD, kaprodi Pendidikan Teologi menyampaikan bahwa melalui magang mahasiswa Prodi Pendikan Teologi STKIP Ruteng, calon pendidik agama Katolik yang beriman, kompeten, dan adaptif. Melalui Magang, mahasiswa membentuk pengetahuan,   keterampilan, dan sikap profesional  mahasiswa  sebagai  calon  pendidik. Program Magang 1 bertujuan membangun landasan jati diri pendidik dan  memantapkan kompetensi akademik kependidikan. Hal itu terwujud bila mahasiswa sungguh memaknai kesempatan Magang 1 untuk secara langsung mengamati  kultur sekolah dan proses pembelajaran di kelas. Pengamatan tersebut perlu direfleksikan dan dimaknai untuk membangun kompetensi dasar pedagogik, kepribadian, dan sosial; memperkuat pemahaman mengenai peserta didik;

Kegiatan Magang 1 tahun 2019 akan dilaksanakan selama dua minggu (4 Maret s.d 16 Maret 2019) di 13 SMA/SMK di kota Ruteng. Pada tahun sebelumnya Program Studi Pendidikan Teologi STKIP St. Paulus Ruteng, mengutus mahasiswa/i semester VI dalam program magang I (31April-13 Mei 2018) dan melaksanakan magang II pada semester VIII (3 September-31 Oktober 2018). Program Magang I dilaksanakan pada enam (6) sekolah menengah atas (SMA/SMK), yakni SMA Karya Ruteng, SMK Karya Ruteng, SMA Setia Bakti, SMAK St. Fransiskus Saferius, SMAN 1 Ruteng, dan SMIP Sadarwisata Ruteng. Sedangkan magang II diutus pada delapan (8) sekolah yang ditambah dua (2) sekolah dari enam (6) sekolah sebelumnya, yakni SMA Widya Bakti dan SMA Bina Kusuma.

Pengembangan jati diri mahasiswa/i terbentuk dalam proses pelaksanaan magang I, di mana mahasiswa/i memulai pengalamannya (earlier exporsure) dalam dunia pendidikan.

Program magang II berbeda dengan program magang I. Observasi atau pengamatan keterampilan guru dan identitas sekolah dilakukan pada magang I. Proses pelaksanaan magang II berfokus pada kemampuan mahasiswa dalam praktek mengajar, pengelolaan kelas, menelaah dan merancang rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Tujuan dari proses pelaksanaan Magang II adalah meningkatkan kemampuan dan keterampilan mahasiswa/i sebagai calon pendidik.

Pada umumnya mahasiswa mempunyai kesan yang positif tentang kegiatan Magang 1 dan Magang 2 tersebut. Mereka mengamalami bahwa program magang membantu mahasiswa/i dalam mengembangkan kompetensinya sebagai calon guru baik kognitif, afektif, dan psikomotorik.

“Program magang I dan II sangat baik demi mempersiapkan diri mahasiswa/i sebelum bergelut dalam dunia nyata seusai melaksanakan proses perkuliahan di perguruan tinggi. Oleh karena itu, mahasiswa/i juga harus mempersiapkan diri dengan matang demi menjawabi tujuan dari program magang yakni membangun dan mengembangkan kemampuan dan keterampilan dalam mendidik ” (Fr. Kristian Nainggolann, CRS).

Selanjutnya, Yoyanti Sukacita Nganur, berkesan bahwa program magang sangat membantu mahasiswa/i untuk meningkatkan kemampuannya dalam merancang RPP, mengolah kelas, serta berelasi dengan sesama partner kerja di lapangan. Dengan demikian, program magang menjadikan dan mempersiapkan calon pendidik yang profesional di masa yang mendatang pada era milenial.

Penulis: Valentinus Sutrisno

Editor: Oswaldus Bule, Lic. Paed

Leave A Reply