KATEKESE BKSN 2018 MANO

Share

Bulan September adalah bulan dimana Komisi Wali Gereja Indonesia (KWI) menetapkan sebagai Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN). Dalam bulan ini diharapkan agar umat Katolik mendasarkan hidup mereka pada Kitab Suci atau Sabda Tuhan. Pendalaman Sabda Tuhan ini dilakukan dengan berbagai cara/metode, salah satunya dengan metode Lectio Divina.

Supaya Sabda Tuhan menyapa dan menyentuh kehidupan umat, maka pada tanggal 29-30 September 2018 program studi pendidikan Teologi mengadakan kegiatan katekese umat di paroki Mano dengan tema: “Melalui Lectio Divina, Umat Paroki Mano mampu Mewartakan Kabar Gembira di Tengah Kemiskinan.” Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa program studi dari tingkat I-IV sebanyak 89 orang dengan 5 dosen pendamping. Mereka dibagi dalam 19 KBG. Tema ini diangkat karena melihat situasi yang ada di Negara Indonesia dan di daerah NTT yang masyarakatnya tidak hanya miskin tetapi juga majemuk karena terdiri dari berbagai macam suku, bahasa agama, budaya dan ras. Sabda Tuhan tidak mengenal status social. Dalam keadaan apapun Sabda Tuhan harus diwartakan terutama kepada orang-orang kecil dan tak berdaya (miskin).

Katekese bersama umat paroki Mano

Katekese bersama umat paroki Mano

Dalam shering pengalaman bapak Adrian mengatakan bahwa sungguh Sabda Tuhan ini memiliki daya kalau kita sungguh-sungguh meyakininya sebagai Sabda Kehidupan. Dalam pengalaman hidupnya, begitu banyak tantangan dan cobaan datang silih berganti, namun karena ia selalu dekat dengan Tuhan, maka tantangan dan cobaan itu bisa diatasi dan menemukan solusi alternative. Kedekatan dengan Sabda Tuhan memotivasi dan menghantar keluarga bapak Adrian mengalami hidup bahagia dan hidup dalam kelimpahan meskipun tidak memiliki harta. Kata beliau, kebahagiaan mereka terbesar adalah bila mereka saling berbagi dengan yang tidak punya.

Sementara itu bapak Yakob pada akhir kegiatan katekese mengungkapkan rasa senang dengan program katekese yang dilaksanakan oleh program studi pendidikan Teologi. Beliau mengatakan bahwa kegiatan katekese merupakan salah satu bentuk pembelajaran baik bagi umat maupun bagi mahasiswa program studi agar mereka terlatih dan mampu menjadi fasilitator yang baik dan handal. Ia juga menyarankan agar ketekese dilaksanakan jangan pada bulan September, tapi pada bulan Mei karena banyak orang yang berpartisipasi aktif.

Penulis :  Adrianus Jebarus, M. Th

Leave A Reply