KATEKESE BULAN MARIA PAROKI REDONG

Share

Bulam Mei bagi umat Kristen Katolik adalah bulan yang dikhususkan untuk menghormati Bunda Maria. Ada berbagai cara untuk melakukan penghormatan kepada Bunda Maria, salah satunya adalah dengan kegiatan katekese.

Program studi pendidikan Teologi pada tanggal 25-26 Mei 2018 telah melaksanakan kegiatan katekese di paroki Roh Kudus Ka.Redong dengan tema: “Melalui Maria Ratu Damai, Umat Paroki Redong Diharapkan mampu Menjadi Tanda dan Sarana Pembawa Damai bagi Keluarga, Lingkungan dan Masyarakat.” Mahasiwa yang turun dalam kegiatan katekese tersebut berjumlah 50 orang yang dibagi dalam 38 KBG. Mahasiswa didampingi oleh tiga (3) orang dosen pembimbing.

mahasiswa teologi sedang melaksakan katekese bersama umat paroki Redong

mahasiswa teologi sedang melaksakan katekese bersama umat paroki Redong

Tujuan dari katekese tersebut agar mahasiswa bersama umat sebagai orang Katolik menyadari, mengenal dan memahami bahwa Bunda Maria memiliki peran yang amat penting dalam karya keselamatan. Bahwa melalui Bunda Maria janji Allah terlaksana. Tidak hanya itu, tapi Maria juga disebut sebagai Ratu Damai. Karena Bunda Maria mengandung Sang Damai. Kehadirannya selalu membawa damai dan ketenangan bagi orang lain. Seperti Bunda Maria, Umat paroki Redong dan mahasiswa diharapkan agar dapat menjadi pembawa damai dan pengharapan bagi keluarga, lingkungan, Gereja, masyarakat, dan setiap orang yang dijumpai. Menjadi tanda dan sarana perdamaian harus diwujudnyatakan dalam sikap dan perilaku hidup sehari-hari, seperti yang dilaksanakan oleh Bunda Maria

 

Dalam sharing pengalaman iman mama Yustin mengatakan bahwa sabda Tuhan yang ia dengar dan ia renungkan tidak akan berbuah apabila itu hanya dinikmati sendiri saja. Sabda suka cita keselamatan yang dibaca dan direnungkan hendaknya merasuki seluruh hidup kita sebagai umat beriman.  Sabda Allah akan manjadi hidup dan memberi daya kekuatan yang luar biasa apabila dibagikan kepada anggota keluaga, lingkungan dan masyarakat. Kita semua dipanggil untuk menjadi pewarta sukacita keselamatan dan kedamaian kepada semua orang. Itulah tugas perutusan yang diembankan Tuhan melalui Gereja-Nya kepada kita, kata beliau.

 

Penulis :  Adrianus Jebarus, M. Th

Leave A Reply