STKIP Santu Paulus Ruteng Membuka Secara Resmi ICECH

Share

LPPM STKIP Santu Paulus Ruteng selaku panitia penyelenggara membuka secara resmi International Conference on Education, Culture, and Humanities/ICECH di Aula Missio STKIP Santu Paulus Ruteng (18-20 November 2017).

Acara pembukaan ini diawali dengan penerimaan secara adat Manggarai (kepok) yang dibawakan oleh para mahasiswa UKM Bengkel Seni Tari dengan UKM Pariwisata. Setelahnya para peserta disuguhkan dengan beberapa tarian penjemputan, salah satunya adalah tarian tiba meka. Acara pengalungan selendang diberikan oleh Dr. Yohanes Servatius Boy Lon, MA (Ketua STKIP Santu Paulus Ruteng), dan Drs. Geradus Janur, Pr (Ketua Yayasan Persekolahan Santu Paulus Ruteng).

Dalam sambutan pembuka, ketua penyelenggara, Dr. Fransiska Widyawati menyampaikan selamat datang sekaligus apresiasinya atas kesediaan para pembicara untuk berkenan hadir di STKIP Santu Paulus Ruteng. Beliau menyampaikan terimakasih secara khusus kepada semua pembicara dari AIPI (Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia), Kedutaan Besar Indonesia-India, the Asian Pastoral Network, dan Yayasan Ende Flores, para dosen, akademisi dari berbagai universitas yang ada di Indonesia. Menurutnya, seminar internasional merupakan kesempatan yang sangat signifikan untuk mengeksplorasi berbagai gagasan dan spirit yang berhubungan dengan kontribusi semua pihak dalam membangun komunitas yang berkeadilan dan bermartabat.

Dr. Fransiska pada kesempatan yang sama memperkenalkan sejumlah pembicara; baik yang berasal dari luar negeri maupun yang berasal dari dalam negeri.

Beberapa sambutan juga disampaikan oleh Dr. Ignas Kleden (pimpinan Yayasan Ende Flores), pimpinan AIPI, dan Network Pastoral in Asia.

Dr. Yohanes Servatius Boy Lon, selaku Ketua STKIP Santu Paulus Ruteng diberi kesempatan untuk membuka secara resmi kegiatan seminar ini. Dalam sambutannya, Dr. Yohanes mengucapkan selamat datang untuk semua pembicara yangberkenan hadir dan berpartisipasi dalam seminar internasional. Beliau mengungkapkan bahwa tentu semua peserta memiliki mimpi yang sama yaitu ingin menjadikan Flores dan dunia menjadi lebih baik. Seraya memperkenalkan STKIP Santu Paulus Ruteng, beliau juga menyampaikan bahwa ini adalah kali pertama STKIP menyelenggarakan seminar internasional yang menghadirkan pembicara dari berbagai negara.

Kegiatan sesudahnya adalah penandatanganan MOU yang melibatkan STKIP Santu Paulus Ruteng, YEF, dan AIPI, penyerahan souvenir kepada sejumlah pimpinan dan keynote speakers dan foto bersama.

Hadir pada kesempatan pembuka ini sejumlah pembicara (speakers), para dosen dan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia, jurnalis dari berbagai media (cetak dan on-line), dan para peserta lainnya yang sudah mendaftarkan diri secara resmi kepada panitia penyelenggara.

Peliput : Lian Jemali

Leave A Reply