Mahasiswa KKN STKIP Santu Paulus Ruteng Gelar PKM di PAUD Santa ELisabet Pahar-Desa Gelong

Share

Dusun Pahar yang adalah salah satu dusun yang terletak di Desa Gelong Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai. Secara geografis, wilayah ini termasuk wilayah pedalaman dengan akses jalan yang kurang memadai. Untuk tiba disana, pengunjung harus berjalan kaki sejauh kira-kira 1 kilometer dari Gelong sebagai desa induk. Meskipun terletak di wilayah pedalaman, dusun ini memiliki sebuah Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini yang bernama PAUD Santa Elisabet yang baru didirikan pada tahun 2012 atas swadaya dan inisiasi masyarakat dusun sendiri. PAUD ini dikelola oleh 2 orang staf yang juga merangkap menjadi guru bagi anak-anak usia dini di Lembaga ini.

Sebagai Lembaga yang terletak di wilayah pedalaman, PAUD Santa Elisabeth memilki fasilitas yang sangat terbatas sebagaimana dibutuhkan oleh anak-anak usia dini. Tempat belajar yang hanya terdiri dari satu unit ruangan kelas tidak dilengkapi dengan media-media pembelajaran yang memadai sehingga para guru juga mengalami kesulitan dalam mengupayakan pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini. Selama ini, guru lebih banyak mengajarkan aktifitas-aktifitas motorik kasar kepada anak dengan kegiatan-kegiatan fisik seperti, melompat atau berlari serta aktifitas-aktifitas lainnya yang tidak menuntut ketersediaan fasilitas pembelajaran tertentu.  Sedangkan untuk aktifitas motorik halus, guru mengakui mengalami kesulitan dalam pengadaan media seperti kertas lipat, buku gambar, dll.

Kondisi inilah yang mendorong tim PKM yang didampingi oleh Yosefina Rosdiana Su, S.S., M.Pd dan melibatkan 4 orang mahasiswa yang berasal dari Program Studi PG-PAUD dan PGSD berniat melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di lembaga ini.  Tim PKM menilai masih banyak hal yang perlu dibenahi terkait dengan pengembangan pembelajaran bagi Anak Usia Dini di Lembaga PAUD Santa Elisabeth Pahar di dusun Pahar Desa Gelong ini. Dalam kegiatan ini, Tim melakukan diskusi bersama para guru dan mencoba menggali informasi yang berkaitan dengan masalah pembelarajan yang dihadapi oleh para guru dan siswa di Lembaga ini. Dari hasil pengamatan dan diskusi ini, selain kendala fasilitas, persoalan mendasar yang dihadapi oleh para guru dan siswa dilembaga ini adalah minat belajar anak.

Para guru mengakui rendahnya minat belajar siswa yang ditandai dengan rendahnya presentase kehadiran siswa dalam pembelajaran. Pada bulan-bulan tertentu, sekolah ini menjadi sangat sepi karena hanya satu atau dua orang siswa yang hadir di sekolah sehingga kegiatan pembelajaran tidak dapat dilakasanakan sebagaimana mestinya. Kami menilai, siswa-siswa perlu diberikan variasi kegiatan lainnya yang bisa membuat mereka lebih bersemangat dan memiliki minat yang kuat untuk selalu berada di sekolah. Oleh karena itu, melalui kegiatan PKM ini, Tim melakukan kegiatan Senam Ceria secara rutin bersama para siswa yang disisi lain juga memberikan pengalaman baru bagi para guru yang mengajar di lembaga ini.

Leave A Reply