Dosen PGSD UKI Santu paulus Melaksanakan PkM di MIN 2 Tempode

Share

Ruteng, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng melaksanakan PkM di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Tempode Reo, Kamis ( 25/7).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagia salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan oleh lembaga Perguruan Tinggi  dan sebagai bentuk pengktualisasian dari tiga Dharma Perguruan tinggi yakni Pengajaran, Pendidikan dan pengabdian.

Stefanus Divan sebagai salah satu anggota tim PkM, Saat dijumpai media stkipsantupaulus.ac.id/pgsd di lapangan mangatakan bahawa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal yakni: pertama, potensi daerah dan peserta didik, kedua, perinsip fleksibilitas dalam hal ini penyesuaian dengan kemampuan dan karakteristik peserta didik, karakteristik sekolah dan potensi daerah, ketiga, Pemaduan materi berbasis budaya lokal tidak holistik (tidak menyeluruh) yakni mata pelajaran yang dipadukan keterpaduaanya tidak terlihat runtut dari mata pelajaran yang satu dengan matapelajaran lain yang berisi budaya lokal setempat, ketiga,  tema-tema yang dikembangkan hanya memadukan budaya lokal tertentu yang ada di Indonesia dan mengalami kesulitan bagi guru dan siswa dalam menerapkan pembelajaran di kelas bila tema tersebut dibelajarkan di daerah lain,  dan yang ke empat guru mengalami kesulitan untuk membelajarkan budaya lokal setempat.

“Ini merupakan tantangan bagi para guru dan siswa dalam dunia pendidikan yang digeluti pada zaman ini,”ungkap Stevanus.

Menjawabi tantangan ini, Kamis (24/7) Tim PkM hadir untuk memberi solusi melalu kegiatan PkM yang bertajuk pada “Model Pengembangan Sub Tema dan Media Kartu dalam Pembelajaran Tematik Terpadu Berbasis Budaya Lokal.”

Baca juga: https://voxntt.com/2019/07/25/poktan-dewulawe-ikut-pelatihan-pengolahan-limbah-air-cucian-beras-menjadi-pupuk-cair/48998/

Dalam pemaparan materi Tim PkM menjelaskan beberapa Langkah pengembangan bahan ajar yang perlu dilakukan oleh para guru; menentukan tema pemersatu, mengembangkan dalam sub-sub tema, mengembangkan dalam anak-anak tema, mengembangkan jaringan & muatan, mengidentifikasi dan memetakan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) pada beberapa muatan yang relevan dengan tema-tema, membuat silabus, membuat bahan ajar (buku guru) : Membuat tes hasil belajar, Insterumen tes untuk mengukur ketercapaian domaian sikap, psikomotor dan kognitif, membuat standar proporsional penilaian % untuk kognitif, afektif dan psikomotor.

Tim PkM yakin bahwa bila langkah ini dijalankan oleh para guru maka niscaya pembelajaran di sekolah-sekolah tidak akan mengalami masalah dalam pengajaran dan pendidikan.

Tim PkM dari UKI Santu Paulus Ruteng Pose bersama para Guru di MIN 2 Tempode Reo.
(Photo oleh Selvianus Hadun)

Tim PkM juga memaparkan kepada para Guru MIN 2 Tempode Reo bahwa adapun Keuntungan dari pengembangan sub tema ini yakni, Guru memiliki pengetahuan dalam mengembangkan sendiri bahan ajar agar memperkaya sumber belajar yang dimiliki guru dan siswa, proses pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan karena siswa memiliki pengalaman langsung, baik melalui kegiatan pengamatan, wawancara dan inkuri di lingkungan sekitar, karakter siswa bisa terbangun karena di dalam pembelajaran berbasis budaya lokal terkandung nilai religius, tata krama, aturan yang harus ditaati  dan dilaksanakan siswa dalam kehidupan sehari-hari, tumbuhnya rasa cinta siswa terhadap budaya lokal setempat karena siswa mengalami langsung dalam proses pembelajaran, guru bukan satunya-satunya sumber belajar: tua adat, tokoh masyarakat lainnya.

Disisi lain Tim PkM memberikan Langkah-langkah pengembangan dan penggunaan media kartu kepada para guru seperti: menyiapkan kartu sesuai jumlah siswa dalam kelas atau lebih, tempelkan kertas yang berisikan pertanyaan dalam kartu, membentuk dalam kelompok secara heterogen satu kelompok berjumlah 4-5, bagikan kartu kepada siswa dalam kelompok sama banyak, Ketua kelompok diberi kesempatan membaca lebih dahulu pertanyaan, berilah nilai maksimum sesuai dengan jumlah kelompok, bila anggota pertama menjawab benar maka akan diberi nilai 4, sebaliknya bila menjawab salah diberi nilai 0.

Pelaksanaan PkM ini berlangsung dengan suasana keakraban. Adanya komunikasi aktif dari para guru.

Adapun tim PkM tersebut adalah, Stefanus Divan, M.Pd., NIDN.0817018002 (ketua PkM) dan anggotanya: Dewi Rofita, M.Pd., NIDN. 0817078703, Hieronimus E.A. Wejang, S.Fil.,M.Pd., NIDN. 0808027901, Mikael Nardi, M.Pd., NIDN. 0808108301, Remigius Baci, S.H.,M.Pd, NIDN.0828017602, dan Alfonsus Sam, M.Pd., NIDN.0823028405.

Hadir dalam kegiatan ini 13 orang Guru yang mengabdi di MIN 2 tempode; 7 guru perempuan dan 6 guru laki-laki dan Wakil Kepala Sekolah.

Sambutan Wakil Kepala Sekolah MIN 2 Tempode Bpk.Hasanuddin MT. Manandi (yang berbaju batik merah).
(Photo oleh Selvianus Hadun)

Hasanuddin MT. Manandi, saat dijumpai media disela kegiatan mengatakan bahwa kami sangat bersyukur karena ini pertama kali kami dihadiri oleh para Dosen dari universitas dalam kegiatan seperti ini.

“Tentunya kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat bagi kami para guru di MIN 2 ini khususnya untuk menambah wawasan kami para guru dalam bidang pendidikan dan pengajaran. Jelas dampaknya juga nanti menjagkau para murid kami” ungkap Pak Hasanuddin.

Kegiatan PkM ini berkahir dengan foto bersama.