Yovanita dan Kawan-Kawan Meraih Juara Satu Dalam Lomba KTI Prodi PGSD

Share

Keberhasilan merupakan gambaran kemampuan akademik  kita yang dapat kita tuangkan melalui perlombaan seperti ini. Perlombaan hanya sebuah wadah yang digunakan untuk menyalurkan dan mengimplementasikan kemampuan yang kita miliki dibidang karya ilmiah.

Peserta Lomba KTI pose bersama Panitia.

Ruteng, STKIP-  Yovanita dan Kawan-kawan berhasil meraih juara satu dalam lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat kelas Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santu Paulus Ruteng. 

Lomba KTI itu berlangsung selama dua hari yakni pada tanggal 15-16 Maret 2019 di gedung Eduardus 02 Program Studi PGSD STKIP Santu Paulus Ruteng.

Tercatat sedikitnya 12 peserta dari 4 kelompok yang terdaftar dari berbagi kelas dan tingkat. 9 peserta dari 3 kelompok yang  ikut dalam lomba KTI tersebut. Sementara 3 peserta dari 1 kelompok tercatat dan terdaftar sebagai peserta lomba namun tidak ikut dalam perlombaan pada hari haanya dan dinyatakan gugur oleh panitia perlombaan.

Perserta Lomba KTI yang juara 1. Agripiana ELo (kiri), Yovani Angelina (tengah), Bernadeta Mulia (kanan). Pose saat mempresentasikan materi KTI. (foto oleh: Selvianus Hadun).

Dalam perlombaan ini, peserta dari tingkat tiga, kelompok D (Yovani Angelina, Agripiana Elo, dan Bernadeta Mulia) program studi PGSD berhasil membawa pulang uang sejumlah Rp. 500.000,00 sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi dari panitia perlombaan.

Sedangkan Juara dua diraih oleh Kelompok B (Natalia D. Bayu, Maria M. Idam, dan Pelagi M. Kengko). Mereka berhasil membawa pulang uang sejumlah Rp. 350.000,00.

Sementara juara tiga diraih oleh Kelompok C (Gaudensius kabut, Maria E. Lourdes, dan  Antonius A. Jehamat).

“Saya merasa sangat bangga dengan prestasi yang kami raih. Awalnya kami tidak yakin dengan kemampuan yang kami miliki. Namun berkat kerja keras, displin, terus belajar, dan tentunya dengan kerjasama yang baik maka kamipun berhasil” ungkap Yovanita kepada media stkip.santupaulus.ac.id melalui whatsApp message Sabtu (16/3/2019).

Baca juga: Prodi PGSD STKIP Santu Paulus Menggelar seminar Ilmiah

Yovanita juga mengatakan bahwa keberhasilan itu dapat diraih apabila kita memiliki niat yang serius, kerja keras, disiplin, belajar yang rajin, dan tentunya bekerjasama yang baik.

“Saya berharap agar Lomba KTI ini tidak hanya berakhir disini tetapi terus dilakukan setiap tahun. Karena perlombaan ini sangat membantu kemampuan intelektualitas mahasiswa serta dapat mengembangkan minat dan bakat mahasiswa dalam menulis karya ilmiah” tandas Yovanita.

Baca juga: Ujian Tengah Semester Genap TA 2018/2019

Terpisah, Agripiana Elo mengatakan Keberhasilan merupakan gambaran kemampuan akademik  kita yang dapat kita tuangkan melalui perlombaan seperti ini. Perlombaan hanya sebuah wadah yang digunakan untuk menyalurkan dan mengimplementasikan kemampuan yang kita miliki dibidang karya ilmiah.

“Tentu saja dalam bentuk pencapaian seperti ini kemampuan kami dikenal dan diketahui sekaligus memberitahu kepada rekan-rekan mahasiswa dan para Dosen bahwa inilah buah karya dari kerja keras Dosen dalam membimbing, mendidik, dan mengajarkan kita selama ini” kata Agripiana.

Vitalis Tarsan, M.Pd., Ketua Panitia Perlombaan saat memberikan sambutan.
(Foto oleh: Selvianus Hadun)

Sementara itu, Vitalis Tarsan, M.Pd., ketua Panitia pelaksana perlombaan mengatakan bahwa  perlombaan ini dilaksanakan untuk menggali dan menemukan serta membina bakat peserta didik, melatih peserta didik untuk lebih mengenal  tentang penulisan karya tulis ilmiah serta memperhatikan ketatabahasaan.

“Besar harapan kita agar dengan adanya perlombaan karya tulis ilmiah, peserta didik kita termotivasi untuk terus giat belajar dan melatih diri untuk terus menulis. Sehingga kelak mereka bisa menjai penulis yang professional” ungkap Vitalis. (Admin***)