Share

Keterampilan literasi dasar, yakni membaca dan menulis, perlu diperkuat sejak dini karena menjadi landasan untuk menguasai keterampilan lain. Namun, untuk membentuk keterampilan literasi dibutuhkan strategi tertentu. Strategi yang diakui paling efektif adalah dengan mendayagunakan tradisi berbahasa tulis yang ada di lingkungan sekitar anak. Patut disadari oleh orang dewasa yang membimbing anak bahwa simbol-simbol bahasa tulis yang ada di lingkungan sekitar sangat menentukan persepsi anak tentang bahasa tulis yang sedang dipelajarinya secara formal. Oleh sebab itu, tradisi berbahasa tulis di lingkungan harus didayagunakan untuk membentuk kemampuan membaca dan menulis pada anak. Hal ini ditekankan oleh Florianus Dus Arifian, M. Pd., Dosen STKIP Santu Paulus Ruteng, dalam kegiatan PkM yang diketuainya pada 28—29 Desember 2018.

Baca juga: Para Guru Di SDK Roe, SMPN Mbeliling, dan SMKN Mbeliling Masih Perlu Diedukasi dan Didorong

Kegiatan PkM tersebut berlangsung di Stasi Hati Amat Kudus Tuhan Yesus Roe, Paroki Santa Maria Penghibur Orang Berdukacita Rekas dengan kelompok mitra/sasaran terdiri dari para orang tua dan guru. Turut hadir pada saat itu dua dosen, yakni Drs. Eliterius Sennen, M. Pd., dan Arnoldus Helmon, M. Pd selaku anggota pengusul PkM. Gedung Gereja Stasi Roe menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan PkM tersebut.

Baca juga:Drs. Eliterius Sennen, M.Pd. Memberi Konsep Umum Tentang Literasi Bagi Orang Tua dan Guru di Roe

Dalam kegiatan PkM itu para orang tua dan guru selaku kelompok sasaran terlibat aktif menyimak dan membagikan pengalaman membimbing anak membaca dan menulis baik di rumah maupun di sekolah. Tanpa mengabaikan pengalaman pribadi yang telah dimiliki, kelompok sasaran sangat tertarik dengan gagasan dari narasumber PkM yang menekankan pendayagunaan konteks sosial dan budaya bahasa tulis di sekitar dalam membentuk keterampilan literasi dasar. Sejauh ini mereka mengakui bahwa lingkungan sekitar kurang diperhatikan dalam mendukung pembentukan literasi. Oleh karena itu, ke depan mereka berkomitmen untuk mencermati lingkungan sekitar guna membentuk keterampilan membaca dan menulis pada anak.

Penulis: Flori Arifian