Share

Para guru di SDK Roe, SMPN Mbeliling, dan SMKN Mbeliling belum terbiasa dengan kegiatan pembelajaran yang berorientasi higer order thinking skill (HOTS), kata Eliterius Sennen, Roe, (26/12/2018).

“Para guru masih perlu diedukasi dan didorong untuk memberi perhatian dan berani memulai kegiatan pembelajaran yang berorientasi HOTS” ujar Eliterius.

Baca juga:Drs. Eliterius Sennen, M.Pd. Memberi Konsep Umum Tentang Literasi Bagi Orang Tua dan Guru di Roe

“Secara umum, kemampuan siswa dalam menerima materi pelajaran matematika di sekolah dasar (SD) Roe, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN Mbeliling, Sekoah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Mbeliling masih berada pada kemampuan berpikir level rendah atau LOTS (lower order thingking skills). LOTS berfokus pada kemampuan menghafal atau yang sering disebut C-1. Kemampuan matematika siswa pada level ini hanya sekadar menyimpan data-data pengetahuan matematika atau menghafal fakta dan konsep-konsep matematika yang diterimanya dari penjelasan guru,” kata Eliterius.

Mengatasi masalah itu, tim Pengabdian kepada Masayarakt (PkM) Lembaga Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santu Paulus Ruteng memberikan solusi melalui kegiatan yang bertajuk pada “Mensosialisasikan Konsep Umum Tentang Pembelajaran Berorientasi HOTS Bagi Guru SDK Roe, SMPN 2 Mbeliling, dan SMKN Mbeliling, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat”

Baca juga:Remigius Baci: Meningkatkan Kesadaran dan Kecintaan Masyarakat Kampung Copu Desa Ruis terhadap Alam

Pelaksana kegiatan itu adalah ketua, Drs. EliteriuisSennen, M.Pd., (NIDN: 08.2209 6302), Arnoldus Helmon, M.Pd. (NIDN: 08.180782.01), anggota 1, dan Florianus Dus Arifian, M.Pd. (NIDN: 08.220682.02), anggota 2.

Baca juga: Upaya Meningkatkan Kesadaran Anak Muda dan Pelesterian Adat Kokor Tago

Tujuan kegiatan ini adalah; agar para guru memiliki pengetahuan yang memadai tentang konsep HOTS, memiliki pengetahuan yang memadai tentang pembelajaran yang berorientasi HOTS, memiliki pengetahuan yang memadai tentang penyusunan soal-soal ulangan/ujian yang berorientasi HOTS, memiliki pengetahuan yang memadai tentang cara menyusun dan menyelesaikan soal-soal yang berorientasi HOTS.
“Target utama dalam kegiatan PkM ini adalah para guru di SDK Roe, SMPN 2 Mbeliling, dan SMKN Mbeliling, desa Cunca Lolos, baik secara individu maupun kelompok,” kata Eiterius.

Kegiatan itu dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 26-27Desember 2018, yang bertempat di gedung SDK Roe, desa Cunca Lolos, kecamatan Mbeliling, kabupaten Manggarai Barat.

Metode kegiatan yang digunakan adalah mdiskusi dan partisipasi para guru SDK Roe, SMPN 2 Mbeliling, dan SMKN Mbeliling.

Baca juga: Kanisus Supardi: Memberi Pelatihan Pembuatan Briket dari Cangkang Kemiri kepada Masyarakat Desa Toe

“Sementara itu untuk pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam beberapa tahap; Tahap Sosialisasi, tahap pengerjaan, dan tahap evaluasi,”kata Eliterius.

Baca juga: Pengembangan Karakter Anak Melalui Kegiatan Peningkatan Kesadaran akan Kebersihan Diri dan Lingkungan

“Hasil dari kegiatan itu terlihat para guru sudah memiliki pengetahuan yang memadai tentang konsep HOTS, memiliki pengetahuan yang memadai tentang pembelajaran yang berorientasi HOTS, memiliki pengetahuan yang memadai tentang penyusunan soal-soal ulangan/ujian yang berorientasi HOTS, memiliki pengetahuan yang memadai tentang cara menyusun dan menyelesaikan soal-soal yang berorientasi HOTS,” ungkap Eliterius yang juga Sekretaris LPM STKIP Santu paulus itu. (Amin***)