Share


“Alam asri dan hijau terwujud melalui kesadaran dan kecintaan manusia terhadap alam. ” demikian ungkapan Ketua Pengabdian kepada Masayarakat (PkM), dosen program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santu Paulus Ruteng, Remigius Baci, SH.,M.Pd., saat tiba di lokasi PkM, Copu, Minggu (23/12/2018).


Baca juga: MEMBERANTAS NEPOTISME DAN SUKUISME UNTUK MASA YANG AKAN DATANG BERSAMA.

“Hasil pengamatan terhadap alam sekitar kampung Copu desa Ruis, kecamatan Ruis, kabupaten Manggarai, terlihat sungguh gersang, nampak karang di mana-mana. Pohon-pohon rindang hampir punah. Tanah terlihat tandus. Realitas ini sungguh menyedihkan. Fenomena alam merupakan fenomena manusia yang berada sekitar alam” tegas beliau.


Baca juga: Reflection on One’s Coming in the Light of Jacques Derrida’s Notion of Messianic Time

Menyikapi realiltas ini, tim PkM dari lembaga perguruan tinggi STKIP santu Paulus Ruteng menghadirkan kegiatan PkM yang bertajuk pada “Upaya Meningkatkan Kesadaran dan Kecintaan Masyarakat Kampung Copu Desa Ruis terhadap Alam”. Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari yakni mulai tanggal 23-25 Desember 2018.

Kegitan PkM itu diketuai oleh Remigius Baci, SH.,M.Pd., (NIDN. 08.2801.7602) dan anggotanya Dr. Abdul Majir, M.KPd. (NIDN. 08.3101.7301), Selvianus Hadun, A.B.Philo., serta 86 mahasiswa yang terdiri dari lintas program studi; tingkat 1A, III A PGSD dan tingkat 1 PG Paud.


Baca juga: Gerakan Selebrasi Kerukunan Umat Beragama Generasi Milenial Menyongsong Pemilu Serentak 2019

Jenis kegiatan yang dilaksanakan adalah membersih dan mereboisasi kebun desa Ruis kecamatan Reo kabupaten Manggarai. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakkukan melalui tiga tahap. Tahap pertama merupakan pembersihan kebun desa Ruis yang dilaksanakan pada Minggu (23/12/2018) pada pukul 15:30-16:30 WITA. Tahap ke dua melakukan penanaman anakan pohon Magohoni sebanyak 100 anakan (mereboisasi kebun desa yang perlahan-lahan mulai gersang) Senin (24/12/2018) pukul 10:00-11:00 WITA. Tahap ke tiga merupakan lanjutan dari tahap ke dua penanman 100 anakan magohoni (sehingga total anakan sebanyak 200 anakan) serta perawatan pertama (mengecek tanaman yang telah ditanam, menyiram, dan membuat perlindungan) Selasa (25/12/2018) pukul 16:00-17:15 WITA.

Baca juga: Upaya Meningkatkan Kesadaran Anak Muda dan Pelesterian Adat Kokor Tago

Tujuan pelaksanaan kegiatan PkM tersebut adalah selain menjalankan salah satu poin dari Tridarma Perguruan Tinggi (PT) juga untuk membangkitkan dan memotivasikan kesadaran masyarakat Copu akan alam yang asri dan hijau. Sebagaimana Lao Tzu (filsuf China) mengatakan menjadi satu dengan alam (be one with nature). Salah satu bentuk penyatuan dengan alam adalah mencintai alam melaui sikap dan tindakan perlindungan terhadap alam agar tetap asri dan hijau.


Baca juga: Upaya Meningkatkan Kesadaran Anak Muda Tentang Dampak Penggunaan Smart Phone Terhadap Nilai-Nilai Kearifan Lokal di Desa Golo Lanak

Sasaran dari kegitan PkM tersebut adalah seluruh lapisan masayarakat kampong Copu desa Ruis kecamatan Reo kabupaten Manggarai.


Klik di sini:Download Sertifikat Akreditasi Prodi PGSD

Luaran dari kegiatan tersebut terlihat antusiasme masyarakat Copu berpartisipasi dalam kegitan PkM. Komitmen mereka untuk terus melestarikan alam kebun desa Ruis.

Adapun harapan dari ketua dan anggota PkM adalah kegiatan PkM tersebut dapat ditindaklanjuti pada hari-hari selanjutnya. Kesadaran akan mencintai dan melestarikan alam selalu diperhatikan dan menjadi warisan turun temurun dari generasi ke generasi selanjutnya. (Admin)