Persiapan Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Melalui Assistensi Natal 2018

Share

Mahasiswa gabungan dari kelas III A, I A, dan simpatisan program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santu Paulus Ruteng antusias mempersiapkan pelaksanan asistensi Natal 2018.

Gabungan mahasiswa kelas III A, I A, dan simpatisan akan melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui asistensi Natal 2018 di Stasi Copu kecamatan Reo. Anggota dari PKM ini berjumlah kira-kira 98 orang mahasiswa, Selvianus Hadun selaku pendamping pelaksanaan PKM, dan Pembimbing Akademik (PA) Remigius Baci sekaligus sebagai penanggungjawab PKM yang direncanakan akan berangkat ke Stasi Copu pada 23 Desember 2018.

Baca Juga: Tingkat IA dan IIA PGSD STKIP Santu Paulus Ruteng menjalankan PKM Melalui Pelayanan Paskah di Stasi Paje Paroki Orong Tahun 2018

Selvianus Hadun, pendamping PKM menegaskan kepada anggotanya bahwa tujuan dari PKM ini selain untuk memeriahkan perayaan Natal, juga untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat agar mengetahui situasi dan kondisi masyarakat secara dekat. Kegiatan ini juga merupakan bentuk pengabdian dari civitas akademika STKIP Santu Paulus Ruteng kepada masyarakat. Kita ke stasi Copu-Reo tidak sekedar membawa diri sebagai mahasiswa tetapi juga kita membawa nama program studi khususnya, dan nama lembaga umumnya. Untuk itu kita perlu mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan asistensi seperti pilihan lagu koor, latihan koor, drama kelaihran Yesus, perlengkapan bakti sosial. Ini semua kita lakukan agar kita dapat memberikan pelayanan yang prima dan be the best, tegasnya lebih lanjut di ruangan Eduardus 01, PGSD STKIP Santu paulus (11/12/2018).

Baca Juga:Ini Jenis Kegiatan IIC PGSD dan GAMASANDO STKIP Pada Pekan Paskah di Paroki St. Klaus Werang

Program kerja yang telah disiapkan oleh kelompok PKM (PGSD kelas IIIA, IA, dan Simpatisan) seperti koor, bakti sosial, dan malam kesenian bukan semata untuk memeriahkan perayaan Natal, namun bagaimana mahasiswa khususnya, dan civitas akademika umumnya mengenal, merasakan, dan mengambil bagian dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan asistensi kali ini bukan hanya sekadar bawa koor di Copu, bukan juga sebatas bakti dan hura-hura pada saat malam kesenian. Lebih dari pada itu, untuk mengetahui keadaan masyarakat jauh lebih penting. Hal ini kita lakukan agar kita siap terjun ke masyarakat nantinya, tukas Ambo Sabe selaku ketua panitia Pelaksana (11/12/2018).

Sementara itu Remigius Baci, M.Pd. selaku PA dan Penanggung jawab PKM yang ditemui terpisah mengatakan bahwa kegiatan asistensi natal 2018 ini merupakan momentum yang bersifat crucial. Kita perlu merasakan bagaimana kelahiran Kristus dalam diri kita melalui tugas dan karya pelayanan kita terhadap sesama. Lembaga mengutus kita, itu berarti kita dipercayai oleh lembaga. Untuk itu mari kita mejaga diri kita, menjaga program studi kita, menjaga lembaga kita selama menjalankan asistensi nanti.

Kira-kira satu bulan lebih anggota PKM ini tengah menjalankan persiapan pelaksanaan asistensi. Berbagai kegiatan disiapkan dan latihan setiap malam. Selama latihan, setiap anggota PKM menunjukan antusiasme mereka serta feeling exited untuk menjalankan asistensi. Itu terlihat dari semangat mereka setiap latihan baik latihan koor, drama, maupun bacaan liturgis. Anggota PKM sangat mengharapkan agar persiapan pelaksanaan asistensi natal 2018 ini dapat berjalan dengan lancar serta disambut baik oleh masysarakat Copu-Reo dalam semangat Natal.

Peliput dan Penulis : Maria Nagelica Nanus
Editor dan publikasi : Elvis Hadun