PENINJAUAN KURIKULUM KKNI PROGRAM STUDI PGSD STKIP SANTU PAULUS RUTENG

Share

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santu Paulus, Jumat (19/10/2018), Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menyelenggarakan workshop bertajuk Peninjauan Kurikulum KKNI Program Studi PGSD STKIP Santu Paulus Ruteng.
Dr. Inosensius Sutam (Puket 1) membuka kegiatan secara resmi pada pukul 08:30 WITA bertempat di ruangan Eduardus 01 gedung PGSD. Beliau menyampaikan bahwa peninjauan kurikulum merupakan agenda untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Kurikulum sebagai sebuah cetak biru, jalan yang kita lalui, rambu-rambu yang kita ikuti.

Peninjauan kurikulum berlangsung selama satu hari dan diikuti oleh sekitar 33 dosen program studi PGSD. Hasil kerja dari workshop ini diharapkan agar tersusunnya kelengkapan rancangan pembelajaran kurikulum program studi dan satuan acara pembelajaran kurikulum KKNI.
Kegiatan workshop ini menghadirkan Dr. Endang Poerwanti, M.Pd. (sekrertaris Assosiasi Dosen PGSD Indonesia) sebagai narasumber. Beliau menjelaskan bahwa penyususnan kurikulum pendidikan tinggi berdasarkan Peraturan Presiden No.8/2012: KKNI dan UU No.12/2012: UU DIKTI. Menurut UU pendidikan tinggi No.12/2012, Kurikulum adalah seperangakat rencana, pengaturan mengenai capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan program studi. Berdasarkan UU No. 20/2003, Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan kajian, serta strategi pembelajaran.

Kurikulum Pendidikan Tinggi (ps 35 ayat (1) dikembangkan oleh setiap perguruan tinggi dengan mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi untuk setiap program studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia, dan keterampilan (tegasnya lebih lanjut).

Pembentukan kurikulum program studi semestinya memperhatikan peraturan kurikulum pendidikan tinggi. Undang-undang dan peraturan pendidikan tinggi menjadi acuan utama dalam pembentukan dan penyelenggaraan kurikulum. Beliau menerangkan lebih lanjut bahwa ada tiga motor atau rohnya Prodi antaralain struktur kurikulum, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), dan buku ajar. Ketiga motor ini dapat menggerakan proses perjalanan kurikulum.

Outcome workshop diharpakan dapat meneguhkan para dosen PGSD terutama dalam membentuk dan menyusun kurikulum. Mejadi harapan bersama adalah terwujudnya kurikulum yang dapat membantu proses pelaksanaan pembelajaran program studi sebagai bukti pelaksanaan visi dan misi lembaga pendidikan tinggi yang tertuang dalam pelaksanaan visi dan misi program studi. (Admin Prodi PGSD)