PENGEMBANGAN KOMPETENSI CALON GURU SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM MAGANG 1

Share

Program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santu Paulus Ruteng mengadakan kegiatan pembekalan dan pelepasan magang 1 untuk mahasiswa/i semester 5 yang akan melaksanakan praktek kerja lapangan yang bertajuk pada Pengembangan Kompetensi Calon Guru Sekolah Dasar Melalui Program Magang 1.

Pembekalan dan pelepasan Magang 1 berlangsung di Aula Misio STKIP Ruteng. Ketua sekolah STKIP Santu Paulus membuka kegiatan secara resmi pukul 07:30 WITA. Kegiatannya berlangsung selama satu hari penu. Sekitar 273 peserta magang yang hadir dan siap praktek di lapangan. 273 peserta ini akan menyebar di 33 sekolah dasar baik swasta maupun negeri, di 3 kecamatan dalam ruang lingkup kabupaten Manggarai.


Dr. Yohanes Servatius Lon, M.A. dalam sambutannya mengatakan magang merupakan bentuk persiapan menjadi guru juga sekaligus tempat belajar. Rasionalitas magang terungkap dalam peribahasa Manggarai “don lako don ita, don ita don bae, don bae don pande”. Magang memberi kesempatan agar mahasiswa bisa mengetahui banyak hal. Observasi secara ilmiah dan terencana sesuai dengan prinsip ilmiah. Selain sebagai bentuk belajar, kehadiran mahasiswa harus membawa hal positif yang dimiliki. Kunci kesuksesan adalah keseriusan dan kedisiplinan.

Salah satu narasumber dalam kegiatan ini adalah Asterius Juano, M.Pd. Beliau membekali peserta magang dengan ilmu keadministrasian di Sekolah Dasar (SD). Berbagai bentuk admisitrasi dijabarknnya secara rinci diantaranya ruang lingkup administrasi SD, administrasi kesiswaan, administrasi keuangan, administrasi sarana dan prasarana, dan administrasi pendidik dan tenaga pendidikan. Menurut beliau, itu semua menjadi bekal pengembangan kompetensi calon guru sekolah dasar.

Rencananya, seluruh peserta magang 1 akan menjalankan masa prakteknya dari tanggal 1-13 Oktober 2018. Kurun waktu itu merupakan momen penting bagi mahasiswa untuk dapat mengimplementasikan semua ilmu yang dipelajari selama di kampus untuk dapat dipraktekkan di dunia nyata yakni dunia kerja.

Melalui kegiatan magang, mahasiswa diharapkan dapat membuka pikiran untuk lebih menggali wawasan dengan ide-ide baru yang lebih kreatif dan positif, memperluas networking, dan memiliki pengalaman di dunia pendidikan sekolah dasar.

Mengingat pentingnya kegiatan magang, ketua program studi PGSD, Mikel Nardi, M.Pd. berpesan bahwa 273 calon guru yang menjalankan masa magangnya diharapkan dapat membentuk wawasan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional sebagai calon guru. Magang 1 juga diharapkan menjadi landasan jati diri dan memantapkan kompetensi calon guru melalui berbagai kegitan di lapangan (tegasnya lebih lanjut).

Program magang 1 menjadi program yang sangat krusial. Melalui program ini dapat memberikan benefit bukan hanya pada pengembangan kompetensi calon guru tetapi juga dapat bermanfaat bagi sekolah sasaran, dan prodi PGSD STKIP Santu Paulus Ruteng.

Peliput dan Penulis: Selvianus Hadun