Share

“Kurangnya kebiasaan anak dalam menyikat gigi dan masih kurangnya pengetahuan anak tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar merupakan penyebab adanya karies gigi, gigi berlubang, infeksi pada gusi, dan lain-lain” kata Pius Herman Tuwa, Ruis, Senin (27/8/2018).

Hal itu disampaikan beliau pada saat melakukan penyuluhan menyikat gigi yang baik dan benar bagi anak-anak Sekolah Dasar (SD) Ruis dan warga desa Ruis kecamatan Reok kabupaten Manggarai, Senin (27/8/2018).

Baca juga: Remigius Baci: Meningkatkan Kesadaran dan Kecintaan Masyarakat Kampung Copu Desa Ruis terhadap Alam

Kegiatan penyuluhan itu dilakukan setelah mengamati realitas anak SD Ruis bahwa banyak anak-anak yang mengalami gigi lubang, infeksi pada gusi, dan karies gigi.
Menyikapi realitas itu, Pius Herman Tuwa bersama tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santu Paulus Ruteng melaksanakan kegiatan PkM melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang bertajuk “Penyuluhan Menyikat Gigi yang Baik dan Benar bagi Anak SD.”

Baca juga:Gerakan Selebrasi Kerukunan Umat Beragama Generasi Milenial Menyongsong Pemilu Serentak 2019

Kegiatan itu diinisiasi oleh seorang dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Santu Paulus Ruteng, Pius Herman Tuwa, M.Pd., (NIDN. 0821088403), dan anggotanya : Maria Sulastri Lembu (NPM:15.31.4055) Natalia Susanti (NPM: 15.31.6070), Yuliana Diaz (NPM:15.31.6071), Anastasia Banur (NPM: 15.31.3149), Timoteus J.Wagung (NPM:15.31.4013), dan Rendy D. Leo (NPM: 15.31.4013).

Baca juga:Upaya Meningkatkan Kesadaran Anak Muda dan Pelesterian Adat Kokor Tago

Kegiatan itu dilaksanakan selama 3 hari yakni pada tanggal 27 – 30 Agustus 2018 di SD Ruis desa Ruis kecamatan Reok kabupaten Manggarai.
“Tujuan diadakan kegiatan tersebut adalah untuk menambah pengetahuan anak SD Ruis dan warga Desa Ruis tentang pentingnya menjaga kesehatan rongga mulut dan gigi. Kegiatan itu juga bermaksud untuk menyadarkan anak-anak dan warga akan pentingnya menjaga kesehatan gigi agar tidak terjadi karies gigi, gigi berlubang, dan infeksi pada gusi” tegas Pius.

Baca Juga: Menumbuhkan Rasa Cinta Anak-Anak SDK Lous Terhadap Pelajaran Bahasa Inggris Melalui Kegiatan English For Fun

“Dalam pelaksanaan kegiatan PkM itu, Pius bersama anggota tim menggunakan 3 metode yakni: Persiapan, Pelaksanaan kegiatan, dan mengevaluasi,” Papar Pius.
“Adapun hasil dari kegiatan itu adalah, siswa-siswi SD Ruis dan warga masyarakat Ruis yang turut berpartisipasi dalam kegiatan itu merasa bersyukur dan berterima kasih kepada penyelenggara PkM. Begitu banyak anak-anak SD dan warga yang giginya mulai bersih, mulut terasa nyaman. Itu merupakan bukti dari antusiasme mereka dalam menjalankan kegiatan tersebut,” lanjutnya.

“Besar harapan saya agar anak-anak SD Ruis dan warga desa Ruis selalu menyikat gigi mereka dengan baik dan benar. Menjalankan itu secara berkelanjutan, tidak hanya selama mengikuti kegiatan PkM ini” papar Pius. (Admin***)