Share

Dewi Rofita memotivasi masyarakat desa Latung untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya irigasi tetes sebagai salah satu alternatif dalam pemeliharaan tanaman perkebunan.

 

(saat Pelatihan pembuatan irigasi tetes dari botol sebagai wadah.
Foto oleh: Tim PkM)

Manggarai, Dewi Rofita, Ketua Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) memberi pelatihan Irigasi Tetes kepada warga desa Latung, Latung, kecamatan Cibal, kabupaten Manggarai, Sabtu (25/8/2018) lalu.

 Pelatihan dihadiri oleh warga masyarakat Latung, Perangkat Desa dan Kepala Desa Latung. Mereka sangat antusias mengikuti pelatihan. Antusiasme mereka terlihat ketika mereka hadir tepat waktu dan sangat proaktif selama pelatihan berlangsung.

Mereka merasa sangat bersyukur ketika kegiatan ini diadakan di Desa mereka. Perangkat Desa dan Kepala Desa Latung sangat mendukung kegiatan tersebut.

Berdasarkan pantauan media, mereka semua berpartisipasi aktif selama kegitan itu berlangsung.

Dikabarkan bahwa, kegiatan PkM itu merupakan kegiatan pertama yang dijalankan di desa Latung.

Baca juga: Ketua I-Kalam Beri Bantuan Rp 34 Juta untuk Siswa SMPK Mutiara Rekas

“PkM dijalankan dilatarbelakangi beberapa alasan mendasar yakni;  letak geografis desa Latung yang berbukit-bukit, sehingga menyebabkan terbatasnya sumber air untuk dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, pemanfaatan sumber air hanya terdiri dari dua titik yaitu air sungai dan air hujan, pemanfaatan air dari kedua sumber tersebut diutamakan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, misalnya untuk minum, masak, mandi, dan mencuci pakaian” kata Dewi Rofita dalam sambutannya saat mensosialisasikan kegiatan PkM tersebut.

Dalam sambutanya pula ia mengatakan  untuk kebutuhan pendamping, seperti air untuk bercocok tanam dan berkebun benar-benar menjadi kebutuhan yang pemenuhannya dinomorduakan atau dikesampingkan.

Dewi mengatakan bahwa itu terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk mencari alternatif lain dalam pemenuhan air untuk keperluan bercocok tanam dan berkebun.

(Pada saat mempraktekan Irigasi tetes bersama perangkat desa Latung, kecamatan Cibal Barat, kabupaten Manggarai. Foto oleh : Tim PkM)

Menyikapi realitas tersebut maka Dewi Rofita, M.Pd., (NIDN. 08.170.8703), ketua PkM, yang juga adalah Dosen Sekolah Tinggi keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santu Paulus Ruteng bersama anggota-anggotanya; Adrianus Mabur, NPM. 15.31.3080 (program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Elisabeth Alfiani Halum, NPM. 15.31.2070 (program studi Pendidikan Bahasa Inggris), Vinsensia Intan, NPM, 15.31.5018 (program studi Pendidikan Guru PAUD) dan Yolenta Setia, NPM. 15.31.6015 (program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) menjalankan kegiatan PkM yang bertajuk pada “Pemanfaatan Pelaksanaan Program Pelatihan Irigasi Tetes Bagi Masyarakat di Desa Latung”.

Baca juga: Bangun Pariwisata NTT, Guide-guide Perlu Dibekali Ilmu

 Dewi Rofita mengatakan bahawa tujuan kegiatan PkM adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat desa Latung akan pentingnya irigasi tetes sebagai salah satu alternatif dalam pemeliharaan tanaman perkebunan dan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat desa Latung tentang pembuatan irigasi tetes.

Kegiatan PkM  dilaksanakan selama 1 (satu) hari, pada tanggal 25 Agustus 2018.

Lokasi kegiatan di kantor desa Latung, desa Latung, kecamatan Cibal Barat. Peserta yang terlibat adalah masyarakat desa Latung.

Baca juga: Mahasiswa PGSD STKIP Santu Paulus Mengikuti Seminar Keselamatan Lalulintas.

Dewi menjelaskan bahwa Metode pelaksanaan kegiatannya adalah ceramah dan demonstrasi-latihan. Melalui metode ceramah, dijelaskan latar belakang dan tujuan dilaksanakannya kegiatan.

“Demonstrasi  dan latihan peserta diberikan contoh langkah-langkah dalam pembuatan irigasi tetes. Setelah penjelasan dan demonstrasi dirasa memadai, peserta diminta untuk mulai mencoba memperagakan sendiri dengan kelompoknya masing-masing dalam pembuatan irigasi tetes dibawah bimbingan tim” tegas lanjutan Dewi.

Kepada perangkat desa, ia meminta untuk memberikan perhatian serius terhadap proses pelaksanaan irigasi tetes. Melatih warga  dalam pembentukan perilaku dan karakter yang baik.

Sementara kepada warga,  Dewi memotivasi untuk selalu mengobarkan semangat kerja yang tinggi dengan kemampuan yang baik,  siap untuk kompetitif, kreatif, dan inovatif. (Admin***)