GERAKAN PRAMUKA BUTUH WAWASAN KEPRAMUKAAN

Share

Tim PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) dari program studi PGSD STKIP Santu Paulus Ruteng yang diketuai oleh Mikael Nardi, M. Pd (NIDN: 0808108301) menyelenggarakan kegiatan pendampingan kepramukaan kepada siswa-siswi SDI Rakas, desa Rado, kecamatan Cibal, kabupaten Manggarai.

Ketua tim PkM sendiri adalah dosen sekaligus Ketua Program Studi PGSD STKIP Santu Paulus Ruteng. Selain dosen, tim ini beranggotakan empat orang mahasiswa, yakni Albertus Agung (NPM: 15.31.3089), Alfrida Munur (NPM: 15.31.2037), Ananias E. Anggom (NPM: 15.31.6039), dan Noviana Jimun (NPM: 15.31.5037).

Pendampingan kepramukaan bagi siswa SDI Rakas ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan kepramukaan siswa-siswi SDI Rakas. Oleh karena itu, PkM ini diberi judul “Pendampingan Kepramukaan Untuk Menambah Wawasan Tentang Pramuka Bagi Siswa SDI Rakas, Desa Rado, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, NTT.

Pengetahuan kepramukaan terbentuk melalui bimbingan materi tentang sejarah singkat Pramuka, Dasadhharma Pramuka, Peraturan Baris Berbaris, Sandi, Semaphore, Bendera, silang tongkat sampai pada simpul. Materi-materi ini diberikan oleh tim selama tiga kali kegiatan, yakni pada tanggal 8, 15, dan 22 Agustus 2018. Kegiatan berlangsung di halaman sekolah SDI Rakas.

“Gerakan pramuka merupakan suatu kegiatan ekstrakurikuler wajib sebagai bagian dari implementasi kurikulum 2013. Kurikulum 2013 itu sendiri berorientasi pada pengembangan sikap yang ditunjangi oleh pengetahuan dan keterampilan. Nah, gerakan pramuka merupakan bentuk pengembangan sikap yang di dalamnya juga dikembangkan pengetahuan dan keterampilan kepramukaan. Namun, harus diingat bahwa gerakan pramuka akan berjalan jika para pembina dan anggota gerakan ini memiliki wawasan kepramukaan”. Demikianlah penegasan Ketua Tim PkM, Mikael Nardi, M. Pd dalam sambutan pembukaan kegiatan pada tanggal 8 Agustus 2018.

Marsianus Jebatu, S. Pd sebagai guru pembina pramuka SDI Rakas mengaku sangat antusias dan berterima kasih atas inisiatif tim PkM dari program studi PGSD STKIP Santu Paulus Ruteng. “Saya sangat senang dan karena itu berterima kasih kepada program studi PGSD yang rela hadir di sekolah kami dalam kegiatan pendampingan kepramukaan. Jujur, kami masih perlu belajar banyak hal untuk meningkatkan mutu gerakan kepramukaan di sekolah kami”. Demikian ungkapan Pak Marsi (demikian sapaan akrabnya) dalam sambutan pada hari terakhir kegiatan, 22 Agustus 2018.

Senada dengan Pak Marsi, siswa-siswi SDI Rakas juga mengaku senang dan mendapatkan sesuatu yang baru dari kegiatan tiga hari tersebut. “Kami sangat senang, ada yang baru yang kami dapatkan dari pak dosen dan kakak-kakak mahasiswa. Kegiatannya juga menyenangkan.” Demikian yang diungkapkan Rian, seorang siswa kelas V SDI Rakas.

Penulis: Mikael Nardi