PKM PENDAMPINGAN MERANCANG DAN MEMBUAT KAMPUNG LITERASI NUMERIK DI DESA PAPANG KEC. SATAR MESE

Share

22 – 28 Juli 2018

PENDAMPINGAN MERANCANG DAN MEMBUAT KAMPUNG LITERASI NUMERIK DI DESA PAPANG KEC. SATAR MESE

Dewasa ini, gema peningkatan kualitas SDM sudah masuk kedalam ranah literasi. Salah satu ranah literasi yang penting dibangun untuk kualitas SDM itu adalah kemampuan dalam bidang literasi numeris. Ranah literasi numeris adalah suatu kajian berbagai bentuk kasus kontekstual dengan melibatkan operasi matematika dalam memecahkannya. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan numeris bagi manusia dewasa ini perlu dilakukan karena dibutuhkan dalam semua aspek kehidupan, baik di rumah, di pekerjaan, di sekolah, maupun di masyarakat.
Kesulitan berliterasi numeris siswa sekolah dasar dan menengah di Indonesia terus mengalami peningkatan. Kondisi tersebut, juga di alami siswa/i SD maupun SMP di Desa Papang Kec. Satar Mese. Laporan para guru SD maupun SMP serta orang tua murid adalah memperkuat kesulitan siswa dalam berliterasi numeris. Desa ini jauh dari kota (kurang lebih 55 km), kondisi perpustakaan sekolah tidak menggambarkan perpustakaan yang layak untuk tempat belajar. Bahan bacaan masih terbatas (jumlah bahan bacaan jauh lebih sedikit dari jumlah siswa setiap rombongan belajar). Kondisi yang demikian tentu berdampak buruk dan tidak mendorong siswa gigih memperjuangkan ketertinggalannya.
Salah satu dosen Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Santu Paulus, Fransiskus Nendi, S.Si., M.Pd (NIDN. 0823088005) bersama mahasiswa lintar program studi, Virgilius Parman, Wihelmina Wua, Yuliana A. Santisima, Renetasia Nahum, Deltiana Iman, dan Magdalena K. Dogas, melakukan kegiatan pengabdian yang diyakini sebagai solusi atas persoalan yang terjadi di Desa Papang Kecamatan Satar Mese. Tim ini mengambil langkah kegiatan nyata dengan tema “PENDAMPINGAN MERANCANG DAN MEMBUAT KAMPUNG LITERASI NUMERIK DI DESA PAPANG KEC. SATAR MESE”.
Kegiatan dilaksanakan tanggal 22 – 28 Juli 2018. Pelaksanaan pendampingan gerakan literasi ini dimulai dengan memperkenalkan literasi numerik sebagai fundasi memperkuat matematika. kegiatan dalam bentuk diskusi, tanya jawab, workshop pembuatan dinding, lantai, pintu yang menjadi tempat diletakannya angka-angka, dan perhitungan dasar. Selanjutnya, bersama masyarakat menyiapkan alat dan bahan, menentukan tempat-tempat/lokasi literasi numerik itu di bentuk. Kemudian bersama aparat desa, Guru di Sekolah terdekat, masyarakat/orang tua bersatu padu mewujudkan kampung Papang desa Papang menjadi kampung literasi numerik. Sasaran kegiatan ini adalah perkembangan berliterasi siswa SD maupun SMP. Kegiatan yang berlangsung suasana akademis, mulai dari ceramah dan diskusi sampai pada pembuatan poster dan pemasangan poster berlangsung baik.

Peningkatan pemaparan informasi publik tentnag data numerik, antara lain, pemanfaatan papan statistik informasi di kantor kelurahan, kecamatan, perpustakaan desa, instansi pemerintahan lainnya, pasar, jalan, serta fasilitas umum dan sosial lain tentu dapat meningkatkan pemahaman numerasi siswa SD maupun SMP di Desa Papang Kecamatan Satar Mese.
Kemampuan literasi semakin penting baik seseorang tidak saja berdampak bagi individu, tetapi juga terhadap masyarakat serta bangsa dan negara. Kemampuan literasi memberikan sumbangan yang nyata terhadap perkembangan sosial, ekonomi, dan kesejahteraan bagi individu atau masyarakat Desa Papang. Dengan memiliki generasi di Desa Papang yang dapat mengaplikasikan pemahaman matematika di dalam konteks ekonomi, teknik, sains, sosial, dan bidang lainnya, daya saing ketenagakerjaan dan kesejahteraan ekonomi akan bertambah pada situasi sekarang dan akan datang.
Dengan demikian, beberapa saran dari kegiatan ini adalah penting memanfaatkan lingkungan menjadi tempat memasang papan bilangan/poster. Strategi peningkatan kemapuan numerasi perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Strategi ini perlu dirumuskan bersama dan disesuaikan dengan keadaan setempat. Materi pendukung literasi numerasi ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk merumuskan dan mengembangkan kegiatan literasi numerasi yang beragam dan kontekstual.

Leave A Reply