PKM BIMBINGAN PENYELESAIAN SOAL UASBN/UN DI SMP SWASTA BINTANG TIMUR RUTENG

Share

Foto bimbingan belajar di SMP Swasta Bintang Timur

Hasil belajar matematika menjadi persoalan pada hampir setiap evaluasi akhir tingkat sekolah di mana pun, termasuk di SMP Swasta Bintang Timur. Baik evaluasi terhadap hasil ujian internal sekolah (UTS dan UAS) maupun evaluasi terhadap hasil UASBN/USBN dan UN. Hasil ujian matematika selalu lebih rendah daripada hasil ujian lainnya, tampak pada nilai rata-rata.
Pihak sekolah berusaha mencari jalan keluar. Salah satu cara adalah dengan menyelenggarakan bimbingan penyelesaian soal UASBN/USBN dan UN khusus untuk mata pelajaran matematika. Dalam hal ini, koleksi soal pada ujian tahun sebelumnya dipakai sebagai materi bimbingan. Sasarannya adalah para siswa terbiasa dengan bentuk dan karakter soal UASBN/USBN dan UN. Dengan demikian, siswa diharapkan tidak gugup, sebaliknya merasa percaya diri pada saat melakukan USBN dan UN.
Belajar matematika adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia. Maka, kejenuhan pasti ada. Pihak sekolah SMP Bintang Timur memperhatikan bahwa perlu kehadiran figure unik untuk memancing daya tarik siswa terhadap matematika. Maka, diundang seorang dosen Prodi Matematika STKIP yang bersedia bekerja sama dengan SMP Swasta Bintang Timur. Tenaga eksternal ini diutamakan yang memiliki cukup waktu pada hari Jumat atau Sabtu setiap pekan efektif pada bulan Desember 2017 hingga April 2018. Hal ini sukses dilakukan.

Survey Awal
Survey awal, dilakukan oleh dua pihak: internal SMP Swasta Bintang Timur dan pihak luar. Survey internal dilakukan oleh Kepala Sekolah dan Guru Matematika SMP Bintang Timur. Survey internal dilaksanakan pada November 2017, menjelang Ujian Akhir Semester. Diperoleh masalah sebagai berikut:
(1) Siswa merasa takut menghadapi ujian nasional;
(2) Jika memilih, ternyata siswa lebih banyak menggunakan waktunya untuk komunikasi di medsos atau bercengkerama dengan teman daripada belajar matematika
Survey oleh pihak eksternal (tenaga dari luar sekolah, yaitu dari STKIP) dilakukan pada Minggu IV, November 2017, didapati hasil sebagai berikut:
(1) Siswa mengakui merasa bosan dan jenuh dengan kegiatan-kegiatan pembelajaran di kelas;
(2) Siswa merasa lebih cemas pada ujian matematika daripada ujian mata pelajaran lain; 28 dari 34 siswa merasa cemas, 6 siswa tidak memikirkan apa-apa terkait UN Matematika;
(3) Siswa tertantang dan tertarik untuk membahas soal UN tahun-tahun sebelumnya;

Berdasarkan hasil survey, pada awal Desember 2017, diputuskan untuk menjalankan kegiatan bimbingan/tutorial pembahasan soal-soal UASBN/USBN dan UN, khusus mata pelajaran matematika, dengan nama kegiatan: ‘PEMBIMBINGAN SISWA MENYELESAIKAN SOAL-SOAL UASBN/USBN DAN UN’
Berdasarkan pengamatan Kepala SMP Swasta Bintang Timur Ruteng, sepanjang kegiatan bimbingan, sejak 1 Desember 2017 sampai 20 April 2018, siswa sangat antusias. Prosentase kehadiran sangat tinggi dan timbul keberanian bertanya oleh siswa kepada gurunya.
Hasil nyata sangat bagus di mana ada peningkatan nilai rata-rata. Tampak pada perbandingan hasil Ujian Nasional Mata pelajaran Matematika, sebagai berikut:

Tabel kuantitas dampak bimbingan belajar

Terlihat bahwa, ada peningkatan sangat signifikan:
(1) Nilai rata-rata mengalami kenaikan sebesar 25,79 point (Naik 45,64%)
(2) Nilai maksimum meningkat sebesar 27,5 point (Naik 55%).
(3) Nilai minimum mengalamai kemunduran 10 point (Turun 44, 4%).
Terlihat bahwa kegiatan ini memiliki dampak sangat positif dan signifikan bagi suatu lembaga pendidikan. Maka kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan ke sekolah-sekolah lainnya, atau dijalankan dalam skala besar. (Sebastianus Fedi)

Leave A Reply