PKM Pembelajaran Matematika dengan Lagu dan Yel-yel di SDK Santa Yosefa Labuan Bajo

Share


Foto Utama: Penjelasan Makna Lagu dan Yel-yel kepada Siswa SDK St Yosefa Labuan Bajo, NTT

Pada 11 Juni 2018, UKM Maiga menjalankan PKM berupa Pembelajaran Matematika dengan lagu dan yel-yel diSDK Yosefa (milik susteran SpSS), Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Kegiatan berlangsung sangat bagus dengan antusiias siswa yang luar biasa. Semua siswa kelas III, IV dan V mengikuti kegiatan ini.
PKM ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa pada tahun sebelumnya, tetapi berbeda kabupaten dan sekolah yang terlibat. Sejak tahun 2016, UKM MAIGA di STKIP Santu Paulus Ruteng telah menghasilkan karya berupa lagu dan yel-yel pembelajaran matematika, yang telah diujicobakan dan divalidasi di sekolah partner (SDI Wae Rii, Langke Rembong). Setelah ditampilkan dalam Pameran Pembangunan Pemda Manggarai pada perayaan 17 Agustus 2017 oleh SDI Wae Rii. Ternyata lagu dan yel-yel ini memperoleh apresiasi yang luar biasa. Maka, UKM MAIGA berusaha menyebarluaskan lagu dan yel-yel pembelajaran ini.

Untuk memperluas cakupan manfaat dari lagu dan yel-yel pembelajaran matematika, pada tanggal 11 Juni 2018, UKM MAIGA menjalankan Pengabdian Kepada Masyarakat berupa PKM Pembelajaran Matematika Melalui Lagu dan Yel-yel di SDK Santa Yosefa, Labuan Bajo, Flores. Sekolah ini merupakan lembaga pendidikan dasar milik susteran kongregasi SpSS, yang terletak di tengah kota pariwisata Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

Foto 2: Pose bersama sebagian pesert Pembelajaran Matematika melalui Lagu dan Yel-yel di SDK Santa Yosefa Labuan Bajo, NTT

Dengan menjalankan pembelajaran di sekolah tersebut, maka UKM MAIGA telah mempraktikkannya di dua kabupaten: Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat. Dalam hal ini, UKM MAIGA menyebarluaskan lagu-lagu dan yel-yel pembelajaran matematika ke titik-titik tertentu. Terkait penyebarluasan ini, UKM Maiga mempertimbangkan dua hal: (1) Siswa SD suka bermain dan suka lagu-lagu singkat maka konsep matematika dari ruang pembelajaran regular (ruang kelas/sekolah) disebarkan ke luar ruang formal menjadi bahan mainan yang indah dan familiar di tengah masyarakat; (2) Melalui interaksi antar anak-anak, maka lagu-lagu tersebut sampai kepada anak-anak lain dalam lingkungan masyarakat. Sehingga dari titik-titik awal ini, lagu dan yel-yel tersebut akan menyebar luas melalui aktifitas bermain anak-anak SD. Dengan demikian, konsep matematika menyebar menjadi lagu dan yel-yel di tengah masyarakat.

Dalam pembelajaran di SDK Santa Yosefa Labuan Bajo, antusias siswa sangat luar biasa. Siswa menyanyi dengan gembira. Tampak juga bahwa mereka kaget sebab lagu-lagu ddan yel-yel tersabut mengandung rumus matematika. Peserta kegiatan, yaitu siswa kelas III, IV dan V SDK Santa Yosefa, tampak sangat bersemangat dan dengan cepat menguasai lagu-lagu dan yel-yel tersebut. Siswa begitu mudah menguasai lagu, karena sejak awal UKM Maiga telah mempertimbangkan penggunaan nada-nada lagu yang telah familiar di tengah masyarakat.


Foto 3: Antusiasme Siswa SDK Santa Yosefa Labuan Bajo

Dalam sambutannya, Kepala SDK Santa Yosefa Labuan Bajo, Sr. Felisitas Sia Makin, SSpS, SPd menyatakan bahwa lagu-lagu dan yel-yel tersebut sangat cocok bagi anak-anak SD dan membuat matematika tidak berkesan serius, tetapi menjadi enteng dan sangat menyentuh dunia anak-anak.
(Sebastianus Fedi)

Leave A Reply