PKM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI LAGU DAN YEL-YEL DI SDI WAE RII (Seri 2)

Share


Foto Utama: Peragaan perdana lagu dan yel-yel pembelajaran matematika di SDI Wae Rii, 25 Feb 2018.

Setelah sukses dengan PKM Pembelajaran Matematika Melalui Lagu dan Yel-Yel di SDI Wae Rii (Seri 1) maka diadakan PKM Pembelajaran Matematika Melalui Lagu dan Yel-Yel di SDI Wae Rii Seri 2. Seri 1 dilaksanakan pada tahun ajaran 2016/2017. Hal ini didasari pertimbangan terhadap dua hal: (1) pada seri 1, antusiasme siswa SDI Wae Rii begitu luar biasa; (2) pada seri 1, lagu dan yel-yel hanya mencakup luas bangun datar, bilangan dasar (untuk kelas I) dan bilangan prima. Antusiasme siswa SDI tampak bukan hanya pada peragaan di dalam kelas, tetapi juga di luar sekolah. Hal ini terbukti bahwa dalam Pawai Pembangunan Tingkat Kabupaten Manggarai pada 18 Agustus 2018, pasukan siswa SDI Wae Rii tampil luar biasa. Sangat unik dan pecah rekor, satu-satunya sekolah yang menampilkan lagu pembelajaran matematika dalam pawai pembangunan pemerintah sepanjang sejarah Kabupaten Manggarai.
Selain itu, pada perayaan ulang tahun STKIP Santu Paulus Ruteng, perwakilan siswa SDI Wae Rii tampil memukau juga. Mereka membawakan lagu-lagu dan yel-yel pembelajaran dengan penuh semangat di hadapan para dosen, pegawai dan mahasiswa STKIP.

Hal ini semua meotivasi Moderator dan mahasiswa anggota UKM Maiga untuk menjalankan PKM serupa, seri 2. Partner tetap adalah SDI Wae Rii, Kelurahan Pa’ang Carep, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Pemilihan sekolah ini karena sejak survey awal dan perwujudan Seri 1, Kepala SDI Wae Rii, Yustina Ice, S.Pd, memiliki pandangan yang sangat mendukung kreasi pembelajaran ini. Bahkan Ibu Kepala Sekolah ini tidak sungkan-sungkan mengoreksi muatan/isi dan nada lagu atau yel-yel yang dibuat oleh segenap personel UKM Maiga.

Sementara itu, berdasarkan diskusi dengan pihak SDI Wae Rii pada akhir kegiatan sesi 1 yang lalu, diakui pihak guru bahwa masih banyak (mayoritas siswa kelas IV bahkan sebagian kelas V) tidak mampu mengingat nilai kelipatan suatu bilangan dan kesulitan pada konsep dasar pecahan. Untuk kelipatan, yang mudah diingat hanya kelipatan bilangan tertentu yang agak istimewa, seperti kelipatan 1, 2, 5 dan 10.

Atas dasar itu, maka pada sesi 2, pada tahun ajaran 2017/2018, muatan lagu dan yel-yel difokuskan pada perkalian (kelipatan) bilangan dasar 3, 4, 6, 7, 8 dan 9. Khusus kelipatan sembilan, UKM Maiga memutuskan untuk diragakan menggunakan permainan jari-jari tangan. Jadi, tidak dibuatkan lagu untuk kelipatan 9.


Foto 2: salah satu lagu pendek hasil PKM seri 2

Kegiatan PKM Pembelajaran Matematika Melalui Lagu dan Yel-yel Seri 2 ini dilaksanakn sejak 28 November 2017 hingga 3 Maret 2018. Sepanjang November 2017 sampai akhir Februari 2018 adalah persiapan dan kreasi lagu oleh segenap personel UMK Maiga (Moderator dan Mahasiswa). Puncak peragaan di SDI Wae Rii dilakukan pada 10 Februari 2018. Kemudian ada editan lagi dan diperbaiki lagi. Setelah itu, diperagakan juga di SDK Lao, kecamatan Langke Rembong.
Pada salah satu lagu (perkalian bilangan), pada bagian akhirnmya, diselipkan kalimat ‘Banggakan Papa Mama’. Dalam diskusi antara moderator UKM Maiga dengan Kepsek SDI Wae Rii dan para gurunya, kalimat tersebut dimasukkan dengan tujuan, sejak dini, menanamkan rasa hormat dan saying kepada orang tua masing-masing siswa. Pikiran dan ingatan siswa yang tertuju kepada orang tua adalah modal internal untuk berjuang secara disiplin, tulus, percaya diri, kerja keras dan siswa tidak nakal.


Foto 3: salah satu lagu pendek hasil PKM seri 2

Lagu-lagu tersebut ternyata mampun membuat siswa bersemangat mempelajari konsep kelipatan dan pecahan. Harapannya, dengan lagu tersebut ada hiburan yang membuat siswa tidak jenuh. Selain itu, juga mempermudah ingatan siswa akan konsep perkalian dan pecahan dalam matematika. (Sebastianus Fedi)

Leave A Reply