PKM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI LAGU DAN YEL-YEL DI SDI WAE RII

Share


Foto Cover: Pemaparan Latar Belakang Pembelajaran Matematika melalui Lagu dan Yel-Yel oleh Sebastianus Fedi/Moderator UKM Maiga

Membuat matematika menjadi objek menyenangkan bagi anak usia SD, itu tidak mudah, apalagi di tengah zaman milenial. Kehadiran gadget berteknologi canggih dan berbagai aplikasi hiburan serta media social membuat siswa SD (bahkan anak-anak umumnya) tidak memperhatikan materi pelajaran matematika, sebaliknya banyak waktu dipakai untuk berinteraksi di dunia maya atau bermain dengan aplikasi teknologi tinggi. Ini menjadi sumber masalah dalam pembelajaran matematika. Banyak guru kewalahan mengatasi masalah ini, entah karena tuntutan percepatan target materi atau pun keterbatasan ide pembelajaran yang menyenangkan. Baik di SD, SMP atau SMA, guru cenderung mengajar dengan metode ceramah dengan alur pikiran guru sebagai hard guiding terhadap pikiran siswa. Metode ini dianggap lebih efektif menghemat waktu. Siswa pun belajar dalam nuansa ‘menjiplak saja’ dan matematika ditampilkan sebagai ilmu asing yang kaku, abstrak, sulit dan menakutkan. Siswa kemudian jenuh bahkan takut dan berada dalam situasi sulit untuk melakukan matematika.

Berangkat dari persolan seperti di atas, UKM Maiga melalui saya sebagai moderatornya, berupaya menciptakan lagu-lagu dan yel-yel matematika. Dengan harapan, lagu-lagu dan yel-yel tersebut mengubah image matematika sebagai mata pelajaran yang asbtrak, kaku, menjenuhkan atau menakutkan menjadi mainan yang familiar dan menyenangkan.

PKM ini menggunakan metode difusi IPTEKS. Dalam pelaksanaannya, PKM ini menghasilkan produk berupa lagu-lagu dan yel-yel pembelajaran matematika, dan langsung dipakai dalam pembelajaran di SDI Wae Rii, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Tujuan PKM ini adalah:
1. Menciptakan lagu matematika untuk membantu siswa SD, SMP atau SMA dalam belajar matematika;
2. Mendorong dan meningkatkan kreatifitas serta rasa percaya diri mahasiwa sebagai generasi muda;
3. Meningkatkan nilai karya akademis mahasiswa STKIP Santu Pulus Ruteng;
4. Mewujudkan visi STKIP Santu Paulus Ruteng baik dibidang pengajaran maupun pengabdian pada masyarakat;

Materi Kegiatan meliputi enciptaan lagu-lagu atau yel-yel matematika untuk anak sekolah dasar.
Prosedur penciptaan lagu seperti diagram berikut:


Bagan 1: Alur Penciptaan Lagu dan Yel-yel Pembelajaran Matematika

Ide penciptaan lagu dan yel-yel berasal dari moderator UKM Maiga. Sedangkan kreasi kata-katanya melibatkan seluruh mahasiswa anggota UKM Maiga (73 orang), yang dibagi dalam 5 kelompok. Tiap kelompok boleh menghasilkan lagu atau yel-yel sebanyak mungkin. Setelah dibuat, maka diadakan peragaan internal UKM, yakni oleh kelompok pencipta, di hadapan kelompok yang lain. Kemudian dikoreksi dan diperbaiki. Demikian seterusnya, hingga diujicobakan dan divalidasi serta di edit oleh validator.
Kegiatan ini dijalankan sejak 4 November 2016 hingga 10 Maret 2017. Hasilnya adalah memproduksi 5 lagu matematikadan 2 yel-yel matematika seperti tertera pada tabel berikut:


Tabel 1: Jenis Lagu dan Kreatornya

Total kebutuhan dana bagi pelaksanaan kegiatan PKM penciptaan lagu dan yel-yel matematika oleh mahasiswa UKM Maiga STKIP Santu Paulus-Ruteng adalah Rp4.418.000,00 (Empat Juta Empat Ratus Delapan Belas Ribu Rupiah).
Dengan terselenggaranya kegiatan penciptaan lagu matematika ini, maka kami, segenap pengurus, anggota dan Moderator UKM Maiga selaku penggagas, dan pelaksana penciptaan lagu matematika mengucapkan terimakasih kepada:
1. Keluarga besar STKIP Santu Paulus Ruteng atas kesempatan yang diberikan melalui pembentukan UKM Maiga;
2. Romo Geradus Janur, Pr selaku ketua Yayasan Pendidikan Santu Paulus Ruteng; atas kerjasama pendanaan/fasilitas kegiatan ini;
3. Romo Fransiskus Sawan, S.S, M.Pd, Pr, selaku Puket III yang telah mengarahkan dan memberi dukungan moril dalam pelaksanaan kegiatan ini;
4. Bapak Sebastianus Fedi, S.Si, M.Pd, selaku Moderator UKM Maiga yang berjuang all out dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan ini. Beliau berjuang keras mewujudkan semua nada lagu dan kata-kata atau muatan lagu serta Yel-yel. Pikiran kritis beliau telah menyadarkan seluruh mahasiswa tentang hierarki materi matematika dan psikologi pembelajaran matematikanya.
5. Kepala SDI Wae Rii dan Para Guru SDI Wae Rii atas kerjasama uji coba lagu dan masukkan yang diberikan;
6. Semua pihak yang telah dengan caranya sendiri turut menyukseskan kegiatan penciptaan lagu matematika ini.
Kami harapkan agar ke depan, kegiatan ini menjadi lebih berkembang dan meningkat, baik dari segi kuantitas partisipan maupun dari segi pendanaan, agar jumlah lagu dan cara sertifikasi bisa lebih besar levelnya.

(Sebastianus Fedi)

Leave A Reply