Share

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bersama para siswa dan guru SMP Negeri 2 Wae Ri’I melaksanakan senam kebugaran di halaman sekolah SMP Negeri 2 Wae Ri’I, (15-20/11/2018).
Senam kebugaran yang dilaksanakan merupakan suatu aktivitas fisik yang perlu diadakan untuk menjaga kebugaran jasmani para siswa. Gerakan-gerakan senam kebugaran bermanfaat untuk melatih otot-otot pada tubuh, melancarkan peredaran darah sehingga lebih sehat dan segar.
Jika tubuh para siswa sehat dan bugar, maka kemampuan konsentrasi mereka juga akan meningkat dan memudahkan dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari, termasuk proses pembelajaran di kelas. Olah raga ini juga bisa menjaga fungsi otak, mencegah pikun, juga bisa mengurangi stress dan membuat lebih bahagia para siswa karena dengan melakukan gerakan senam, maka tubuh mereka akan melepas hormon endorphine.
Kegiatan PkM ini dimaksudkan untuk membentuk para siswa yang sehat dan produktif. Bernardus Tube, M.Pd, Ketua tim PkM mengemukakan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesehatan, baik kesehatan fisik dan psikis, serta menjalin keakraban antar tim PkM dengan keluarga besar SMP Negeri 2 Wae Ri’i. “Kegiatan ini bertujuan menjaga dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran fisik para siswa, juga meningkatkan kerjasama yang baik antara lembaga STKIP Santu Paulus Ruteng dengan lembaga SMP Negeri 2 Wae Ri’I dalam membangun semangat hidup sehat masing-masing anggota,” ungkap dosen yang ber-NIDN 08-1810-8303 ini.
Pengandian kepada Masyarakat yang bertemakan “PEMELIHARAAN KESEHATAN MELALUI KEGIATAN SENAM KEBUGARAN PADA SISWA SMP NEGERI 2 WAE RI’I” yang berlangsung sejak tanggal 15 sampai 20 November 2018.”ini diikuti 165 siswa, juga melibatkan para guru dan tenaga kependidikan, dan mahasiswa anggota PkM.
Yosef Felisianus Dapit, S.S, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Wae Ri’I mengatakan dengan adanya kegiatan PkM ini setiap hari selalu ada kegiatan senam kebugaran. “Senam kebugaran ini dilaksanakan setiap hari yang dipandu oleh orang-orang yang sudah terlatih, baik guru olahraga maupun pengurus osis,” ujarnya di waktu yang terpisah.
Senam kebugaran, tambahnya, tidak hanya diikuti oleh para siswa, tetapi juga para guru dan pegawai sekolah. Mereka tertarik dengan senam itu, selain menyehatkan, juga membuat guyup guru dan siswa menjadi rukun hubungan antarguru dan siswa.
“Semoga dengan kegiatan PkM yang diwujudkan dalam senam kebugaran ini, siswa dan guru bisa lebih kompak. Harapan kegiatan ini mendapat perhatian seluruh kalangan masyarakat dan pemerintah,” harapnya.
Dari pantauan di lapangan, senam kebugaran dilaksanakan di halaman sekolah. Sementara pemandu senam berada di halaman emperan sekolah dengan posisi lebih tinggi sehingga memudahkan para siswa mengikuti gerakan para pemandu. Sambil diiringi music, pemandu senam sesekali berteriak dan menghitung, memberi aba-aba, dan contoh gerakan senam.
Para siswa sangat antusias mengikuti senam. Semua peserta mengikuti gerakan pemandu dengan bersemangat. Meskipun sering ketinggalan gerakan, mereka semua melakukan dengan penuh kegembiraan.
Hasil yang telah dicapai dari kegiatan PkM ini adalah telah terselenggaranya kegiatan senam kebugaran untuk memelihara kesehatan, baik kesehatan fisik maupun kesehatan mental para siswa dan para guru.
Banyak manfaat yang diperoleh dari PkM senam kebugaran. Oleh karena itu, senam perlu menjadi agenda rutin di SMP Negeri 2 Wae Ri’I yang dilakukan pada pagi hari sebelum proses KBM. (e-no)

Leave A Reply