Share

Sekelompok Mahasiswa Prodi PBSI, STKIP Santu Paulus Ruteng, melaksanakan Program Kreatif Mahasiswa selama sebulan di kelurahan Wangkung Kecamatan Reo, Kabupaten Manggrai.
Terhitung Senin (23/7) hingga akhir Agustus 2018 tujuh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) melakukan aktivitas pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Keluarahan Wangkung, Kecamatan Reo. Kegiatan yang dikenal s

Acara penerimaan mahasiswa yang ber-PKM di Kelurahan Wangkung

ebagai Program Kreatif Mahasiswa (PKM) ini dijalankan secara integratif dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) lembaga STKIP Santu Paulus Ruteng

Mahasiswa PBSI yang tergabung dalam kelompok PKM ini: Adriani Ratni Muyati, Seldista Murni; Filomena Angu, Ermelinda Hasna, Helena Sari Agustin, Vinsenso Jehalut, dan Safudin Ruslan didampingi Marianus Supar Jelahut, S.Fil., M.Pd., salah seorang dosen pada Prodi yang menyiapkan calon guru bahasa dan jurnalis itu.

Kegiatan PKM ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan calon guru masa depan agar sejak dini berinteraksi dengan masyarakat. Dalam dan bersama masyarakat Kelurahan Wangkung para mahasiswa diharapakan dapat mengenal dan belajar lebih dekat tentang kehidupan masyarakat dalam aneka aspek kehidupan seperti pekerjaan, pendidikan, dan kehidupan sosial.

Jelahut, dosen pembimbing lapangan, untuk seekelompok PKM ini, dalam sambutan saat penerimaan di kantor Kelurahan Wangkung menyampaikan terima kasih kepada pimpinan wan rakyat Kelurahan Wangkung yang siap menerima dan mau mendukung program PKM mahasiswa yang disatukan dengan program KKN dari lembaga milik Keuskupan Ruteng ini. Supar, –sapaan—untuk dosen pendamping PKM, berharap proram ini memberi kontribusi positif dan saling menguntungkan kedua belah pihak.

Marten, sekretaris lurah kelurahan Wangkung dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada lembaga STKIP yang telah memilih Wangkung sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKN dan PKM. “Kami berharap bahwa kehadiran para mahasiswa di tengah kami, dapat memberi nuansa baru dengan pelbagai agenda kegiatan yang akan dilaksanakan dan membawa manfaat bagi kedua pihak. Pelbagai pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan di kampus kiranya dapat diwujud dan dipraktikkan di tengah masyarakat” tegas Marten yang mewakli Lurah Wangkung. (enob)

Leave A Reply