PkM Pembuatan Bunga Hias dari Sedotan Plastik di Desa Ndiwar

Share

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integratif merupakan momentum bagi mahasiswa untuk lebih mengenal dan mendekatkan diri dengan masyarakat terutama masyarakat pedesaan. Dalam kaitan dengan itu, sejumlah mahasiswa STKIP St. Paulus Ruteng melaksanakan KKN Integratif di Desa Ndiwar, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, selama satu bulan, terhitung 23 Juli sampai 23 Agustus 2018.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan para mahasiswa ialah pembuatan bunga hias dari sedotan plastik. Kegiatan kemitraan ini diprakarsai oleh Maria Elfiana Jenaus, Firna Diana Iduk, dan Dionisisus Jematur. “Kreasi bunga hias dari sedotan plastik merupakan salah satu kegiatan yang mampu meningkatkan potensi pengembangan diri pada aspek psikomotorik anak,” kata Maria Elfiana Jenaus.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 5 Gelong, Ndiwar, Lelak, pada setiap Sabtu pukul 15.00-17.00 WITA di sekolah selama sebulan kegiatan KKN Integratif berlangsung. Turut sebagai peserta pelatihan ialah para siswa SMP dari Desa Ndiwar. Melalui kegiatan tersebut, respon peserta terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan bunga dari sedotan plastik sangat positif. Peserta menyadari betapa pentingnya sampah daur ulang yang mampu menghasilkan produk baru, bernilai, dan memiliki unsur estetik. “Kami sangat senang karena sampah bekas yang tadinya kami anggap sebagai sampah justru dapat dimanfaatkan untuk membuat barang yang lebih berguna,” kata seorang siswa.
Dalam kunjungan monitoring kegiatan mahasiswa KKN Integratif, Angela Klaudia Danu, M.Pd., dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia selaku Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparat desa, khususnya kepada Kepala Desa Ndiwar, Bapak Kassianus Rabu. Beliau telah memfasilitasi seluruh kegiatan mahasiswa KKN Integratif dengan baik dan lancar. “Semoga para siswa di desa Ndiwar ini mampu menerapkan berbagai keterampilan dengan bahan utama dari sedotan plastik berdaya jual tinggi sebagai salah satu sumber penghasilan, pula muncul ide-ide kreatif para siswa untuk selalu berkreasi,” kata Angel.
Bapak Kassianus Rabu, Kepala Desa Ndiwar, dalam sambutan penarikan mahasiswa KKN Integratif memberikan apresiasi yang tinggi kepada lembaga STKIP St. Paulus Ruteng yang telah menyelenggarakan kegiatan KKN Integratif di Desa Ndiwar. “Masyarakat desa Ndiwar menyampaikan limpah terima kasih kepada lembaga STKIP St. Paulus Ruteng, atas terpilihnya wilayah mereka sebagai sasaran KKN Integratif mahasiswa. Semoga ke depan kami masih mendapatkan mahasiswa yang bisa melaknakan KKN Integratif di desa kami,” urai Bapak Kassianus. Masyarakat desa Ndiwar mengharapkan pula bahwa melalui kegiatan seperti ini masyarakat, terutama para siswa, dibantu untuk berkreativitas.(a-nes)

Leave A Reply