PKM PELESTARIAN CERITA RAKYAT MENANAM KARAKTER PADA ANAK

Share

Sekelompok mahasiswa KKN STKIP Santu Pauls Ruteng melaksanakan Program Pegabdian Kepada Masyarakat di Desa Ranakan Kecamatan Rii Kabupaten Manggarai, mulai Minggu (12/8) sampai Rabu, (22/8) 2018.
Kegiatan yang bertemakan “KELOMPOK SASTRA: MELESTARIAN CERITA RAKYAT MANGGARAI DAN MENANAMAN KARAKTER CINTA BUDAYA PADA ANAK” dilaksanakan oleh mahasiswa dari berbagai Program Studi, yakni Venansius Doro (Prodi Matematika), Elisabeth Dija (Prodi Bahasa Indonesia), Elisabet Erna (Prodi PGSD) dan Eliansiana Februani Kurnia (Prodi PGSD) dan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Priska Filomena Iku, S.S., M.Pd.
Priska – Sapaan bagi Priska Filomena Iku – mengatakan maksud dan tujuan kegiatan PKM ini sebagai salah satu wadah anak-anak berkumpul untuk mengapresiasi cerita rakyat Manggarai
“Adanya wadah ini, anak-anak diharapkan lebih mengenal cerita-cerita rakyat Manggarai yang kian hari mulai terganti kedudukannya dengan kartun anak, sinetron, film, dan game online,” lanjut Dosen yang memiliki NIDN 0808079002 ini.
Lebih lanjut, di sela kegiatan PKM, Dosen sekaligus Ketua PKM ini juga menyampaikan manfaat kegiatan PKM ini. “Sebenarnya kegiatan bercerita dengan cerita rakyat banyak manfaat, pertama jika orang tua mendongeng untuk anak secara tidak langsung mendekatakan hubungan orang tua dan anak karena adanya komunikasi; kedua menambah kosa kata anak, meningkatkan ketrampilan berbahasa anak, menanamkan nilai-nilai melalui pesan-pesan yang disampaikan dalam cerita dan meningkatkan daya imajinasi anak. Selain itu, dengan menceritakan cerita rakyat secara tidak langsung menanamkan karakter cinta budaya,” tegas Dosen Prodi PBSI ini.
Kegiatan sebagai wujud implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi ini sangat membantu masyarakat Desa Ranakan Kecamatan Rii Kabupaten Manggarai, khususnya anak-anak.
Ibu Maria, warga masyarakat Ranakan sangat mengapresiasi kegiatan PKM dari mahasiswa STKIP, karena sangat membantu anak-anak mereka dalam kehidupan sehari-hari. “Kami ibu-ibu sangat senang dengan adanya kelompok sastra ini. Aanak-anak kami bisa mengenal cerita rakyat Manggarai. Karakter mereka juga dibentuk dan dutumbuhkan untuk tetap mencintai budaya,” ungkap Ibu yang anaknya juga kegiatan ini.
Di tempat yang sama, Bapak Yohanes juga mengapresiasi kegiatan PKM ini. “Saya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan PKM ini. Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak kami mulai menumbuhkan kegemaran dalam membaca dan terlibat aktif dalam kegiatan bersastra,” ungkap Bapak yang ikut menyaksikan kegiatan ini.
Luaran yang dihasilkan dalam kegiatan ini adalah kelompok sastra anak dan lestarinya cerita rakyat Manggarai.

Leave A Reply