PKM BIMBINGAN BELAJAR MERASUK KAUM PELAJAR KELURAHAN WATU

Share

Mahasiswa STKIP Santu Paulus melaksanakan kegiatan Bimbingan Belajar selama tiga minggu, terhitung Senin (16/7) sampai Senin (6/8) di Kelurahan Watu, Kabupaten Manggarai-NTT.
Kegiatan yang dikenal sebagai Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan tema “Pembinaan Keterampilan Membaca dan Menulis Siswa SMA Melalui Bimbingan Belajar di Kelurahan Watu.”
Mahasiswa yang turut dalam kegiatan penunjang Tri Darma Perguruan Tinggi ini berjumlah 5 orang dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI), Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi PBI), dan Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (Prodi PAUD), didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Yuliana Jetia Moon, M.Hum. Sementara peserta bimbingan belajar berjumlah 20 siswa dari berbagai sekolah menengah di Kota Ruteng.
Kegiatan PKM ini dilakukan dalam rangka meningkatkan budaya literasi di kalangan peserta didik, khususnya siswa SMA. Peserta didik diharapkan memiliki kemampuan membaca dan menulis sebagai dasar menjawabi tuntutan global.
Moon dalam sambutan saat pembukaan kegiatan PKM di Kantor Kelurahan Watu menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kelurahan Watu yang bersedia mendukung program PKM. Ia juga menyampaikan latar belakang, maksud, dan dampak PKM Bimbingan Belajar, baik bagi masyarakat umum maupun bagi kaum pelajar. “PKM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis siswa. Kegiatan ini membawa dampak potitif bagi mahasiswa sebagai pihak yang mengusulkan program dan siswa sebagai sasaran dari program. Dampak positif bagi mahasiswa, yaitu mahasiswa mampu membaca situasi dan kondisi yang terjadi di masyarakat serta mampu mengaplikasikan teori yang didapat selama perkuliahan. Sedangkan bagi siswa, siswa mendapatkan pengetahuan baru dan lebih tentang keterampilan membaca dan menulis serta mengembangkan keterampilan membaca dan menulis yang benar dan kreatif,” tegas dosen pengampu mata kuliah sosiolinguistik ini. Olik berharap agar program ini memberi nilai tambah bagi kaum pelajar di Kelurahan Watu.
Paulus, seorang warga Kelurahan Watu mengapresiasi kegiatan PKM Bimbingan Belajar ini. Ia berharap agar program ini menjadi program rutin tahunan. “Kegiatan PKM ini sangat baik dilakukan sehingga disarankan pada tim PKM terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan pihak lembaga pemerintah terkecil (RT) supaya program yang baik ini dapat tersosialisasi secara optimal kepada masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan secara integratif dengan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) lembaga STKIP Santu Paulus Ruteng. Di sela sambutannya, Olik – sapaan untuk dosen pendamping PKM – juga memaparkan tujuan KKN. “Salah satu tujuan KKN bagi lembaga STKIP Santu Paulus Ruteng adalah untuk meningkatkan relasi yang sinergis dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam bentuk PKM. Hal tersebut sejalan dengan salah satu tujuan KKN bagi masyarakat, yaitu untuk memperoleh wawasan, cara berpikir, ilmu, dan teknologi alternatif dalam mengembangkan kualitas hidup,” tegasnya.
Kegiatan KKN merupakan bagian dari mata kuliah ini dilaksanakan di 162 desa, terhitung Selasa, (10/7) hingga awal November 2018. Mahasiswa STKIP Santu Paulus secara resmi melaksanakan KKN Tahun Akademik 2017/2018 selama tiga bulan di Kabupaten Manggarai-NTT. Peserta yang turut dalam kegiatan tahunan ini berjumlah 684 orang dan didampingi oleh 86 orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). (e-no)

Leave A Reply