SISWA SMPN XI DAN SMPN XII BORONG BERLATIH MEMBACAKAN TEKS DENGAN BIMBINGAN DOSEN PRODI PBSI STKIP RUTENG

Share

Siswa kelas VIII di SMPN XI dan SMPN XII Borong Kabupaten Manggarai Timur mengikuti latihan peningkatan kompetensi teknis membacakan teks. Latihan dilaksanakan oleh dosen (Kanisius Barung) dari Prodi PBSI STKIP Santu Paulus Ruteng dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di SMPN XI Borong (4/4/2018) dan di SMPN XII Borong (5/4/2018).
“Kompetensi teknis membacakan teks perlu dikuasai oleh siswa melalui latihan di sekolah untuk dipraktikkan dalam kegiatan berliterasi di masyarakat”, demikian ungkap Kanisius Barung, Dosen Pendamping Lapangan dalam tatap muka di ruang guru. Ungkapan itu disambut baik oleh oleh Kepala SMPN XII Borong, Ferdianus Jefri, S.Pd. “Kegiatan PkM ini patut didukung sebagai upaya peningkatan kompetensi teknis membacakan teks di kalangan siswa melalui kegiatan kurikuler baik intrakurikuler, kokurikuler, maupun kegiatan ekstrakurikuler,” tuturnya.
Lanjut Kepala sekolah, “Kompetensi teknis yang dimaksudkan ialah kompetensi performansi yang ditampilkan oleh seorang pembaca ketika membacakan teks di ruang publik. Kompetensi teknis yang dilatihkan dalam PKM ini mencakup aspek sikap, pelafalan, intonasi, dan kontak pandang. Kompetensi ini perlu dilatihkan kepada siswa agar siswa memiliki kompetensi pengetahuan teknis yang diperlukan dalam praktik membacakan teks.”
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan penguasaan kompetensi teknis membacakan teks di kalangan siswa SMP, khususnya SMPN XI dan SMPN XII Borong selaku mitra Prodi PBSI STKIP Santu Paulus Ruteng.
PkM ini diawali dengan memberi motivasi kepada siswa oleh Kanis – sapaan Kanisius Barung – dengan mengajkan pertanyaan-pertanyaan.
Sebagian besar siswa lebih tertarik menjadi pembaca di televisi karena ingin terkenal dan mungkin berpenghasilan lebih tinggi daripada pembaca di radio.
“Jika kalian bercita-cita menjadi pembaca atau penyiar di media radio atau di media televisi, cita-cita itu tentu sangat baik,” kata Kanisius Barung, “tetapi kalian harus memiliki kompetensi pengetahuan membacakan teks dan tekun berlatih.” Siswa tampak berekspresi senang. Dosen Prodi PBSI itu juga memberikan motivasi agar kelak ada lulusan SMPN XII Borong yang bekerja di bidang penyiaran, baik di radio lokal, regional, radio nasional maupun di bidang pertelevisian nasional.
Inti kegiatan PkM adalah latihan membaca teks. Latihan ini diikuti oleh semua siswa kelas VIII di SMPN XI dan SMPN XII Borong di Kabupaten Manggarai Timur. Latihan dilaksanakan secara klasikal di ruang kelas. Setiap siswa bergiliran tampil membacakan teks di depan kelas. Sambil menanti giliran tampil, siswa lainnya memperhatikan teman yang sedang membacakan teks.
Setiap siswa yang mendapat giliran tampil di depan kelas diamati dan dinilai oleh pembimbing. Aspek penilaian mencakup aspek sikap, pelafalan, penjedaan/intonasi, dan kontak pandang. Aspek sikap yang diamati antara lain kemauan tampil, berani tampil, cara berdiri, dan cara pegang teks. Aspek kontak pandang yang diamati ialah kemampuan komunikatif dengan kontak mata secara bervariasi antara melihat halaman teks dan pendengar/sesama siswa yang duduk di belakang, depan, samping kiri, dan kanan.
Umpan Balik
Hampir semua (99 %) siswa yang mengikuti pelatihan ini telah memiliki sikap yang baik dan benar dalam kegiatan membacakan teks. Namun, aspek latihan yang masih perlu ditingkatkan ialah pelafalan kata secara benar, penjedaan secara tepat, dan variasi kontak pandang. Masih sangat banyak siswa yang terus-menerus melihat halaman teks tanpa melihat teman-teman yang menjadi pendengar.
Beberapa siswa SMPN XI dan SMPN XII Borong memiliki potensi/minat literasi membacakan teks secara baik (tepat konteks) dan benar (tepat kaidah). Siswa potensial itu diminta tampil ulang sebagai “model” bagi teman-teman lain. (Kans-0827116001)

Leave A Reply