MAHASISWA PBSI STKIP ST. PAULUS “MENGABDI” DI DESA RANA KULAN MANGGARAI TIMUR

Share

Sejumlah mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) STKIP St. Paulus Ruteng, yang diwakili oleh kelas 2D dan 1C melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Rana Kulan, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.

Kegiatan PKM ini berlangsung selama satu minggu. Terhitung sejak Rabu (28/3) sampai Senin (02/04) 2018, sebanyak 76 mahasiswa gabungan dari kelas 2D dan 1C program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia (PBSI) melaksanakan aktivitas pengabdian kepada masyarakat di Desa Rana Kulan, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.

Kelompok mahasiwa yang dikoordinir oleh Hendrikus Mandela merupakan perwakilan prodi PBSI dan sudah disetujui oleh ketua prodi PBSI, Rm. Bonefasius Rampung, Pr. Dalam berkat perutusannya, Rampung berpesan agar mahasiswa yang melaksanakan PKM harus menjaga sikap, tindakan, dan bahasa selama berada di tempat PKM dan mahasiswa harus memberikan yang terbaik untuk masyarakat Desa Rana Kulan. Beliau juga berpesan kepada tiga orang dosen PBSI sebagai pendamping, yaitu Gregorius Raru, Bernardus Tube, dan Eduardus Y. Abut untuk menjaga dan mendampingi mahasiswa selama kegiatan PKM berlangsung.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan sebagai bentuk pengimplementasian dari salah satu tridharma perguruan tinggi. Kegiatan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat akan partisipasi/pelayanan dari mahasiswa dalam menyikapi persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dengan mengedepankan pemanfaatan potensi mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memaksimalkan salah satu sumber daya yang dimiliki oleh mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam bidang paduan suara yang dibingkai dengan dengan tema PKM “Upaya Meningkatkan Pemahaman Litersi Kontekstual melalui Perayaan Paskah 2018”. Selain membawakan paduan suara pada perayaan ekaristi, beberapa kegiatan yang dilaksanakan di Desa Rana Kulan adalah kegiatan bakti sosial, pertandingan bola kaki, dan dan kegiatan malam keakraban melaui pentas seni.

Pelaksanaaan kegiatan PKM berjalan dengan lancar dan aman. Antusiasme masyarakat dapat diamati melalui kehadiran dan partisipasi masyarakat pada setiap kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa PBSI. Raru, dosen PBSI yang mewakili mahasiswa dalam sambutannya pada saat upacara perpisahan mengucapkan terima kasih atas penerimaan masyarakat Desa Rana Kulan. “Saya mewakili prodi PBSI STKIP St. Paulus Ruteng menyampaikan ucapan terima kasih atas niat baik dan segala kebaikan, keramahan yang diberikan oleh masyarakat Rana Kulan selama pelaksanaan kegiatan PKM kami. Saya mewakili teman-teman mahasiswa juga menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan sikap dan kata-kata kami selama kurang lebih satu minggu berada bersama masayarakat Rana Kulan. Semoga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali untuk semakin mengikat tali persaudaraan yang sudah terjalin diatantara kita”, tegas Raru pada saat acara tuak po’é.

Leave A Reply